KEDIRI, jurnalmataraman.com – Persik Kediri mengusung misi penebusan saat melakoni laga tandang melawan Madura United. Tim berjuluk Macan Putih itu bertekad mencuri poin penuh guna mengganti poin yang hilang setelah sebelumnya ditahan imbang oleh Persijap Jepara, Senin lalu.
Meski memiliki waktu persiapan yang relatif singkat, skuat asuhan Marcos Reina Torres tetap optimistis. Kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga posisi tim di klasemen dan mengembalikan kepercayaan diri pemain.
Kabar baik datang bagi Persikmania. Sang pelatih, Marcos Reina Torres, mengonfirmasi bahwa kondisi timnya kian solid seiring pulihnya sejumlah pemain dari cedera. Selain itu, playmaker andalan Adrian Luna dipastikan kembali merumput.
Sebelumnya, Adrian Luna harus absen lantaran menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. Kehadirannya diharapkan mampu menghidupkan kembali kreativitas serangan Macan Putih yang sempat tumpul di laga sebelumnya.
Fokus utama kami dalam sesi latihan yang terbatas ini adalah mematangkan strategi. Kami harus memaksimalkan setiap peluang yang ada,” ujar Marcos Reina Torres.
Meski percaya diri, Marcos tidak ingin anak asuhnya jemawa. Ia menilai Madura United tetap merupakan tim tangguh yang sulit dikalahkan, terutama saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri atau di kandang sementara mereka di Stadion Bangkalan.
Marcos menyoroti performa Madura United yang cukup impresif pada laga terakhir mereka saat meladeni Borneo FC. Kedisplinan lawan menjadi catatan khusus bagi barisan pertahanan Persik.
Kami tahu Madura United tampil baik di pertandingan sebelumnya. Tapi kami datang bukan untuk sekadar bermain atau bermain aman. Kami datang dengan target jelas, yaitu membawa pulang tiga poin ke Kediri,” tegas pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.
Rencananya, tim pelatih akan langsung melakukan observasi kondisi lapangan setibanya di Bangkalan untuk menyesuaikan skema permainan yang akan diterapkan pada hari pertandingan nanti.
Editor:Arno/Dundi



