Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pasar Hewan di Kediri Kembali Dibuka, Pengawasan Ketat Terus Dijalankan untuk Cegah Penyebaran PMK

by M. Zainurofi
1 Februari 2025 | 15:55
Reading Time: 2 mins read
0

Sapi-sapi Yang Dijual Dipasar Hewan Tertek Pare ( Foto : Muhammad Zainurofi )

Kediri, jurnalmataraman.com – Setelah dua pekan ditutup sejak 14 Januari 2025 untuk mencegah potensi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), pasar hewan di Kabupaten Kediri, seperti Pasar Hewan Tertek Pare, kini kembali beroperasi. Transaksi jual beli ternak kembali berjalan, dengan pengawasan ketat dari petugas dinas peternakan untuk memastikan kesehatan hewan yang diperdagangkan.

Per akhir Januari 2025, total kasus PMK tercatat sebanyak 1.091 ekor, dengan 200 ekor di antaranya sembuh, sementara 850 ekor terjangkit dan 41 ekor sapi meninggal dunia. Pemerintah Kabupaten Kediri terus berkomitmen untuk menjaga agar wabah ini tidak menyebar lebih luas dan terus melakukan pemantauan terhadap kesehatan hewan ternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kediri, Yuni Ismawati, mengungkapkan bahwa sapi yang datang ke pasar sebagian besar masih berasal dari daerah sekitar Kediri. Meskipun pasar kembali dibuka, jumlah ternak yang diperdagangkan masih terbilang sedikit, dengan sekitar 100 ekor sapi yang masuk, jauh lebih rendah dari jumlah biasanya yang bisa mencapai 200 hingga 300 ekor.

“Hari ini pembukaan pasar hewan setelah hamper dua mingu ditutup, alhamdulillah sapi yang masuk terpantau sehat semua, dari hasil monitoring kami, sapi yang masuk masih berasal dari Kediri, sementara pembeli datang dari luar daerah. Jumlah ternak yang masuk pun masih lebih sedikit, sekitar 100 ekor sapi. Kami tetap mengawasi setiap transaksi dan memastikan kesehatan hewan sebelum diperdagangkan,” ungkap Yuni Ismawati, Kabid Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Kediri.

Selain di Pasar Hewan Tertek Pare, pihak DKPP Kabupaten Kediri juga memastikan pengawasan ketat di pasar hewan lainnya untuk meminimalisir risiko lonjakan kasus PMK yang mungkin terjadi. Kondisi persebaran PMK di Kabupaten Kediri sudah menunjukkan grafik yang lebih baik.

Editor : Fikri Fadhlul A.

Ikuti WhatsApp Channel JTV Kediri dan dapatkan informasi terbaru dengan klik link berikut s.id/jtvkediriwa

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlineKediriPasar Hewan Tertekpmk
ShareTweetShare
Next Post
Bangunan Sekolah TK Di Kecamatan Garum Rusak Parah Akibat Pohon Tumbang

Bangunan Sekolah TK Di Kecamatan Garum Rusak Parah Akibat Pohon Tumbang

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .