KEDIRI, jurnalmataraman.com – Sebanyak 1.205 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Kediri resmi dilepas oleh pemerintah daerah setempat, Selasa sore (7/4). Acara pelepasan sekaligus manasik haji massal yang digelar di Convention Hall Simpang Lima Gumul itu berlangsung khidmat dan penuh haru.
Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, yang memimpin langsung seremoni pelepasan tersebut menitipkan pesan khusus kepada para tamu Allah. Mengingat cuaca di tanah suci yang fluktuatif, ia meminta para jemaah untuk memberikan perhatian ekstra terhadap kondisi fisik. “Kami berpesan agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan fisik dengan baik. Persiapan stamina sangat penting agar nantinya seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan sempurna,” tutur perempuan yang akrab disapa Mbak Wabup tersebut.
Menariknya, selain pembekalan jasmani dan rohani, Pemkab Kediri juga memberikan “obat rindu” bagi para jemaah. Setiap CJH dibekali paket makanan khas Kediri yang praktis dibawa ke tanah suci. Mulai dari sambal pecel, sambal tumpang instan, sambal kemasan, hingga payung pelindung panas.Pemberian bekal khas daerah ini bertujuan agar para jemaah tetap bisa menikmati cita rasa kuliner rumah saat berada di Arab Saudi, sekaligus menjaga nafsu makan mereka selama menjalankan ibadah yang menguras energi.
Data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri mencatat, total jemaah tahun ini mencapai 1.205 orang. Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Kediri, Abdul Kholik, menjelaskan bahwa ribuan jemaah tersebut terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter).
“Jemaah Kabupaten Kediri masuk dalam kloter 109, 110, 111 dan 112,” jelas Abdul Kholik saat ditemui di lokasi kegiatan.Sesuai jadwal yang telah disusun, ribuan tamu Allah dari Bumi Panjalu ini tidak akan berangkat secara bersamaan. Rombongan dijadwalkan mulai bertolak menuju asrama haji pada tanggal 19 dan 20 Mei 2026 mendatang.
Pemerintah daerah berharap seluruh proses pemberangkatan hingga kepulangan nanti berjalan lancar tanpa kendala berarti, serta seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Editor : Trias.M.A / Juwita



