Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kawal Program Sekolah Rakyat Gagasan Presiden, Bupati Kediri Tinjau MPLS Siswa Baru di Plosoklaten

by M. Zainurofi
16 Juli 2026 | 13:43
Reading Time: 2 mins read
0
Kawal Program Sekolah Rakyat Gagasan Presiden, Bupati Kediri Tinjau MPLS Siswa Baru di Plosoklaten

Kediri, jurnalmataraman.com – Komitmen untuk mengentaskan angka putus sekolah di kalangan keluarga tidak mampu terus dibuktikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri. Sejalan dengan visi pemerintah pusat, Pemkab Kediri menyatakan kesiapannya untuk mengawal penuh dan menyukseskan program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Bentuk keseriusan tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kediri yang menempati gedung baru di Kecamatan Plosoklaten, pada Selasa lalu.

Dalam peninjauan yang dikemas bersamaan dengan agenda open house tersebut, bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini menyempatkan diri berdialog langsung dengan para peserta didik baru beserta orang tua mereka. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, serta perwakilan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Para siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat ini secara khusus dijaring dari anak-anak yang berasal dari keluarga dengan kategori miskin ekstrem.

“Program Sekolah Rakyat ini merupakan solusi konkret untuk mencegah anak-anak dari keluarga miskin agar tidak putus sekolah. Di sini, mereka tidak hanya mendapatkan akses pendidikan formal secara gratis, tetapi juga difasilitasi tempat tinggal di asrama,” ujar Mas Dhito.

Model pendidikan asrama (boarding school) gratis bagi warga miskin sejatinya bukan hal yang baru di Kabupaten Kediri. Sebelumnya, Pemkab Kediri telah sukses menjalankan program serupa melalui SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, yang kini semangatnya diperluas dan diintegrasikan dengan program nasional Sekolah Rakyat.

Pada tahun ajaran 2026/2027 ini, kapasitas dan jangkauan Sekolah Rakyat Terintegrasi I di Kabupaten Kediri semakin masif. Fasilitas pendidikan ini tidak hanya diperuntukkan bagi siswa jenjang SMA, tetapi juga merangkul siswa tingkat SD dan SMP.

Berdasarkan data yang dihimpun, total keseluruhan peserta didik baru di Sekolah Rakyat Terintegrasi I tahun ini mencapai 248 anak. Jumlah tersebut terbagi atas 23 siswa jenjang SD, 107 siswa SMP, dan 118 siswa jenjang SMA. Dengan fasilitas gedung baru dan tenaga pendidik yang mumpuni, Pemkab Kediri optimistis mampu mencetak generasi emas yang berdaya saing, memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

(Editor : Afif / Aqillah)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriheadlineinfo kediriKedirisekolah rakyat
ShareTweetShare
Next Post
Sambut Hari Jadi ke-1147, Pemkot Kediri Bersihkan Tumpukan Sampah di Cagar Budaya Jembatan Lama

Sambut Hari Jadi ke-1147, Pemkot Kediri Bersihkan Tumpukan Sampah di Cagar Budaya Jembatan Lama

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .