Kediri, jurnalmataraman.com – Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia membawa berkah bagi para penyedia jasa sewa kostum karnaval di Kabupaten Kediri. Permintaan kostum meningkat tajam hingga lima kali lipat dibanding hari biasa.
Di Sanggar Kembang Sore Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, pengunjung tampak sibuk memilih berbagai busana adat yang akan digunakan dalam karnaval Agustusan. Mulai dari mahkota, selendang hingga kostum bertema zaman dahulu menjadi incaran utama para penyewa.
Pemilik usaha, Sunoto mengungkapkan lonjakan permintaan terjadi sejak Juli hingga awal Agustus. Jika pada hari biasa hanya sekitar 20 set kostum yang keluar, pada momen kemerdekaan ini ia mampu melepas hingga 100 set kostum. “Rata-rata pemesan datang dari wilayah sekitar Kediri, Blitar, Jombang hingga Kabupaten Nganjuk,” jelasnya.
Puncak permintaan biasanya terjadi menjelang akhir pekan. Banyak pelanggan yang datang pada Jumat atau Sabtu untuk digunakan dalam karnaval Minggu. Kostum bertema prajurit dan tokoh adat menjadi pilihan favorit masyarakat.
Salah satu penyewa, Sari mengaku datang khusus untuk mencari kostum adat Papua yang akan dipakai dalam karnaval di lingkungannya. “Koleksinya lengkap dan unik, jadi saya memilih sewa di sini,” ujarnya.
(editor : Alfian & Trias M.A)



