Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Wadahi Kreativitas Pelajar, Disdik Kabupaten Kediri Jaring Seniman Muda Lewat FLS3N 2026

by M. Zainurofi
16 Mei 2026 | 15:28
Reading Time: 2 mins read
0
Wadahi Kreativitas Pelajar, Disdik Kabupaten Kediri Jaring Seniman Muda Lewat FLS3N 2026

Kediri, jurnalmataraman.com – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus berkomitmen memberikan ruang bagi perkembangan potensi non-akademik siswa. Salah satunya melalui gelaran Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat SMP se-Kabupaten Kediri yang sukses menjaring ratusan pelajar berbakat di bidang seni dan sastra.

Rangkaian kompetensi bergengsi ini sebelumnya telah berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 28–29 April 2026, di kawasan eks Pendopo Kawedanan Pare. Sebagai bentuk apresiasi, penyerahan hadiah bagi para pemenang digelar secara meriah oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri di Gedung Bhagawantha Bhari, Sabtu (16/5).

Plt Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Wahyu Murdjianto, menyebutkan bahwa antusiasme kepesertaan FLS3N tahun ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya dari segi kuantitas, kualitas performa serta karya yang ditampilkan para siswa juga dinilai semakin matang. “Peningkatan ini menjadi bukti bahwa ekosistem seni di tingkat sekolah tumbuh dengan baik. Para juara dari delapan cabang lomba yang dipertandingkan ini nantinya akan kami bina secara intensif untuk mewakili Kabupaten Kediri di ajang FLS3N tingkat Provinsi Jawa Timur,” kata Wahyu Murdjianto. Adapun delapan cabang tersebut meliputi menyanyi solo, pantomim, kreativitas musik tradisional, gambar ilustrasi, menulis cerita, menari, mendongeng, hingga ansambel akustik.

Berdasarkan data Disdik, beberapa cabang lomba favorit mencatatkan jumlah peserta yang fantastis. Di antaranya lomba menyanyi solo yang diikuti oleh 67 peserta, gambar ilustrasi sebanyak 50 peserta, pantomim diikuti 36 kelompok, serta kreativitas musik tradisional diikuti sembilan kelompok.

Ketatnya kompetisi diakui oleh salah satu peserta lomba pantomim, Da Silva. Pelajar berbakat ini mengaku harus bekerja keras mengembalikan kelenturan tubuh dan ekspresinya setelah sempat vakum sejak lulus SD. Bersama rekan duetnya, Da Silva membawakan cerita mendalam tentang kehidupan nelayan dan kekayaan laut yang berhasil memukau dewan juri. “Persiapannya cukup menantang karena harus adaptasi lagi dengan panggung pantomim. Bersyukur, pihak sekolah selalu memberikan dukungan penuh dan ruang yang besar bagi kami untuk berkembang di bidang non-akademik seperti seni ini,” tutur Da Silva.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Kediri tidak hanya memfasilitasi wadah kompetisi dan uang pembinaan, melainkan juga menyiapkan program beasiswa prestasi bagi para pelajar yang berhasil keluar sebagai juara. Langkah ini diharapkan mampu merangsang lahirnya generasi emas yang seimbang antara kemampuan akademik dan kepekaan rasa lewat seni budaya.

( Editor : Saldi / Yusa )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriFLS3N 2026headlineinfo kediriKedirikota Kediri
ShareTweetShare
Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .