Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Vakum Sejak 2019, Ratusan Sapi Unggulan di Kediri Adu Bobot dalam Kontes Ternak 2026

by M. Zainurofi
5 Mei 2026 | 13:26
Reading Time: 2 mins read
0
Vakum Sejak 2019, Ratusan Sapi Unggulan di Kediri Adu Bobot dalam Kontes Ternak 2026

Kediri, jurnalmataraman.com – Sektor peternakan di Kabupaten Kediri kembali menggeliat. Setelah sempat vakum selama bertahun-tahun akibat pandemi dan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri kembali menggelar Kontes Ternak di Lapangan Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, Selasa (5/5).

Ajang bergengsi ini diikuti sedikitnya 134 ekor sapi dari berbagai wilayah di Kabupaten Kediri. Tak hanya menjadi arena kompetisi untuk memperebutkan gelar ternak terbaik, kegiatan ini juga diproyeksikan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat sekaligus menjaga kualitas hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha.

Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengungkapkan bahwa kontes ini merupakan kali pertama digelar sejak terakhir kali dilaksanakan pada 2019 silam. Kembalinya ajang ini menjadi sinyal kuat bahwa kondisi kesehatan ternak di wilayah Kediri telah pulih sepenuhnya. “Penyelenggaraan kontes ini adalah bukti bahwa kesehatan ternak kita membaik. Saat ini Kediri sudah dinyatakan zero PMK. Ini momen kebangkitan bagi para peternak kita,” ujar Tutik di sela kegiatan.

Dalam kontes tahun ini, panitia menyediakan 10 kategori perlombaan. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah pelestarian sapi Peranakan Ongole (PO), yang merupakan plasma nutfah asli Indonesia. Selain itu, terdapat kategori hasil persilangan Inseminasi Buatan (IB) sebagai bentuk apresiasi atas peningkatan kualitas genetik ternak lokal.

Yang paling mencuri perhatian warga adalah kategori “Sapi Ekstrem”. Dalam kategori ini, juri menilai sapi-sapi dengan bobot jumbo hasil perawatan maksimal dari para peternak. Saat ini, populasi sapi potong di Kabupaten Kediri tercatat mencapai sekitar 215.000 ekor. Melalui kontes ini, pemerintah berharap nilai tawar ternak milik warga semakin meningkat di pasar nasional, terutama menghadapi permintaan tinggi menjelang Idul Adha mendatang.

( Editor : Afif / Juwita )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriheadlineinfo kediriKedirikontes sapikota Kediri
ShareTweetShare
Next Post
Jelang Idul Adha, Penjualan Kambing Kurban di Pasar Muning Kediri Mulai Melonjak

Jelang Idul Adha, Penjualan Kambing Kurban di Pasar Muning Kediri Mulai Melonjak

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .