Surabaya, jurnalmataraman.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur akan memperluas layanan Bus Trans Jatim ke sejumlah wilayah Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) di Jatim. Wilayah yang menjadi prioritas perluasan antara lain Kediri, Madiun, Bojonegoro, Pamekasan dan Malang.
Kepala Dishub Jatim Nyono, menyampaikan bahwa Malang Raya menjadi daerah paling siap untuk peluncuran layanan baru tersebut. “Yang paling siap Malang Raya. Rencananya akan di-launching pada November tahun ini,” ujarnya usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Jatim, Senin (8/9).

Pada tahap awal, layanan Trans Jatim di Malang Raya hanya akan membuka satu koridor dari total tiga koridor yang direncanakan.Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Jatim, Ainur Rofiq, menambahkan bahwa di luar Malang, wilayah Kediri dan Madiun Raya juga dinilai memiliki potensi besar. “Ada kebutuhan dan mobilitas tinggi di dua daerah itu,” jelasnya.
Menurut Ainur, kajian untuk Kediri dan Madiun Raya saat ini masih dalam pembahasan di DPRD dan diproyeksikan masuk dalam APBD 2026. Setelah itu, proses akan dilanjutkan ke tahap teknis operasional.
Dishub Jatim menargetkan perluasan layanan Trans Jatim dapat menghadirkan transportasi publik yang murah, terjangkau, dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Langkah ini diambil menyusul tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan Trans Jatim di Surabaya yang saat ini mencatat rata-rata 22 ribu penumpang per hari.
(Editor : Wahyu Adi)



