Kediri, jurnalmataraman.com – Kawasan Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri mendadak dipadati ratusan pencari kerja pada Kamis (7/5) siang. Mereka datang untuk memburu keberuntungan dalam gelaran Job Fair Kediri 2026 yang menawarkan ribuan peluang karir dari berbagai sektor industri.
Tercatat ada sekitar 1.922 lowongan pekerjaan yang disediakan oleh 42 perusahaan, mulai dari skala lokal, regional, hingga nasional. Sektor yang ditawarkan pun sangat beragam, meliputi bidang perbankan, pertanian, ritel, transportasi, logistik, agribisnis, hingga program magang ke Jepang.
Antusiasme pengunjung terlihat dari profil pencari kerja yang tidak hanya datang dari wilayah Kediri Raya, tetapi juga merambah hingga Malang dan Pasuruan. Salah satunya adalah Lila, pencari kerja yang sengaja datang untuk mencari posisi di bidang administrasi. “Adanya Job Fair ini sangat membantu kami yang sedang mencari kerja. Saya sudah memasukkan lamaran ke beberapa perusahaan, khususnya untuk bagian administrasi yang sesuai dengan keahlian saya,” ujar Lila di lokasi acara.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menjelaskan bahwa momentum pelaksanaan Job Fair kali ini sengaja diselaraskan dengan masa kelulusan siswa SMA dan SMK. Hal ini bertujuan agar para fresh graduate bisa langsung mengakses peluang kerja secara cepat. “Kami menggandeng 42 perusahaan untuk memberikan ruang bagi lulusan baru maupun tenaga kerja berpengalaman. Meskipun sekarang trennya melamar secara online, Job Fair fisik tetap diminati karena memungkinkan perusahaan dan pelamar bertemu langsung untuk memahami kecocokan secara psikologis,” jelas Ibnu Imad.
Langkah ini juga menjadi strategi jitu Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Berdasarkan data Disnaker, angka pengangguran di Kabupaten Kediri terus menunjukkan tren positif, yakni turun dari 5,1 persen pada tahun 2024 menjadi 4,7 persen pada tahun 2025. Melalui bursa kerja ini, pemerintah optimis angka tersebut dapat ditekan lebih rendah lagi.
( Editor : Afif / Juwita )



