Kediri, jurnalmataraman.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Kediri bergerak menyisir sejumlah titik pasokan beras untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok tersebut di masyarakat. Pemantauan ketat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pasar tradisional, ritel modern, hingga gudang penggilingan beras.
Langkah inspeksi mendadak ini diambil guna mengantisipasi kelangkaan serta memantau perkembangan harga di tingkat pedagang hingga produsen. Salah satu lokasi utama yang menjadi sasaran pemantauan adalah Pasar Pamenang Pare.
Di pasar tradisional tersebut, petugas mendatangi langsung para pedagang untuk menggali data mengenai harga jual harian dan pasokan beras yang terdistribusi ke konsumen. Usai merampungkan pemantauan di pasar tradisional, rombongan Satgas Pangan melanjutkan pengecekan ke ritel modern sebelum akhirnya bergerak menuju gudang pemrosesan beras. Analis Perdagangan Ahli Muda Disdagin Kabupaten Kediri, Choirunnikmah, mengungkapkan bahwa pemantauan lapangan ini bertujuan untuk mengantongi kondisi riil pergerakan harga dan ketersediaan stok pangan di wilayah Kediri.
“Sidak ini kami lakukan untuk mengetahui kondisi riil harga dan stok beras di Kabupaten Kediri secara detail. Kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkannya,” ujar Choirunnikmah.
Di sisi lain, para pelaku usaha dan pengelola gudang beras menyambut kedatangan petugas dengan kooperatif. Pemilik gudang beras, Bambang Setiaji, menegaskan bahwa pihaknya selalu berupaya mematuhi setiap regulasi dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.
“Kami pada dasarnya tetap mengikuti aturan dari pemerintah. Meskipun terkadang dinamika dan perubahan kebijakan tersebut memberi dampak langsung pada alur penjualan di lapangan,” ungkap Bambang. Senada dengan pengelola gudang, pedagang beras di Pasar Pamenang Pare, Ulfa Nurleili, mengaku tetap menjaga patokan harga jual sesuai arahan agar tidak membebani para pembeli.
“Sebagai pedagang, kami berusaha menyesuaikan harga dengan ketentuan yang ada. Yang terpenting pasokan dari gudang tetap lancar sehingga harga jual ke masyarakat juga stabil,” kata Ulfa. Dari hasil pemantauan intensif di tiga titik lokasi tersebut, Satgas Pangan Kabupaten Kediri menyimpulkan bahwa pasokan beras secara umum berada dalam kondisi aman terkendali. Selain ketersediaan barang yang mencukupi, patokan harga beras di pasaran dipastikan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. (Muhammad Zainurofi)
Editor: (Trias/Loris)



