Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Erupsi Gunung Lain Sempat Terdeteksi Seismometer, Pos Pantau Kediri Pastikan Gunung Kelud Aman Bagi Wisatawan

by redaksi jurnal mataraman
25 September 2026 | 15:45
Reading Time: 2 mins read
0
Erupsi Gunung Lain Sempat Terdeteksi Seismometer, Pos Pantau Kediri Pastikan Gunung Kelud Aman Bagi Wisatawan

Kediri, jurnalmataraman.com – Di tengah maraknya erupsi sejumlah gunung api di berbagai wilayah Indonesia, Pos Pengamatan Gunung Api Kelud di Kabupaten Kediri memastikan kondisi Gunung Kelud saat ini berada dalam status aman bagi para wisatawan. Meski demikian, para pengunjung yang bertandang ke kawasan wisata tersebut diimbau untuk tidak lengah serta selalu mematuhi petunjuk maupun arahan keselamatan dari petugas di lapangan.

Gunung api yang membentang di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri ini tercatat berada pada level 1 atau status Normal. Petugas pemantau terus melakukan pengawasan secara real time guna mengantisipasi setiap dinamika pergerakan vulkanik maupun aktivitas tektonik. Petugas Pos Pantau Gunung Kelud, Mohammad Nuril Kautsar, menjelaskan bahwa peralatan seismometer yang terpasang di stasiun pemantauan sempat mendeteksi adanya gelombang getaran. Namun, rambatan getaran tersebut dipastikan berasal dari aktivitas gempa dan erupsi di luar wilayah Kediri.

“Beberapa getaran memang sempat terekam pada alat pendeteksi pergeseran tanah atau seismometer kami. Namun setelah diverifikasi, getaran itu bukan bersumber dari dalam Gunung Kelud, melainkan pengaruh gempa dari daerah lain,” ujar Nuril.

Ia menambahkan, seluruh peralatan pengawasan disiagakan penuh untuk membaca gerak tanah maupun potensi gempa tektonik secara presisi. Langkah pemantauan nonstop ini dilakukan agar setiap perubahan parameter gunung dapat terdeteksi sejak dini.

“Kami terus memantau perkembangan kondisi Gunung Kelud secara real time melalui sistem yang ada. Masyarakat dan wisatawan tidak perlu panik karena kondisi gunung saat ini sangat stabil,” lanjutnya.

Gunung Kelud sendiri merupakan salah satu gunung api aktif di Jawa Timur yang tercatat terakhir kali mengalami erupsi skala besar pada 2014 lalu. Hingga kini, aktivitas vulkaniknya tergolong landai dan relatif aman untuk tempat rekreasi. Petugas mengimbau para wisatawan agar tetap tertib, mengindahkan batas aman yang ditentukan, serta selalu mengacu pada informasi resmi yang dirilis oleh pos pemantauan setempat. (Muhammad Zainurofi)

Editor: (Trias/Loris)

Tags: berita kedirigunung keludheadlineinfo kediriKediri
ShareTweetShare
Next Post
Tulungagung Ditunjuk Jadi Daerah Uji Coba Transformasi JKN: Kamar Rawat Dibatasi Maksimal 4 Bed

Tulungagung Ditunjuk Jadi Daerah Uji Coba Transformasi JKN: Kamar Rawat Dibatasi Maksimal 4 Bed

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .