Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sambut Bulan Muharam, Lingkungan Trate Kediri Gelar Tradisi Lengkongan Bersih Dusun

by M. Zainurofi
14 Juli 2026 | 10:31
Reading Time: 2 mins read
0
Sambut Bulan Muharam, Lingkungan Trate Kediri Gelar Tradisi Lengkongan Bersih Dusun

Kediri, jurnalmataraman.com – Dalam rangka menyambut datangnya bulan Muharam atau yang lebih dikenal dengan bulan Suro, warga Lingkungan Trate, Dusun Dawung, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, menggelar tradisi adat Bersih Dusun, Selasa (14/7). Rangkaian acara adat ini ditandai dengan tradisi unik bernama lengkongan.

Dalam tradisi tersebut, setiap warga secara swadaya membawa berkat berupa nasi beserta lauk-pauknya yang ditempatkan dalam sebuah wadah yang disebut lengkong. Ratusan wadah lengkong tersebut kemudian dibawa keluar rumah dan ditaruh berjejer memanjang di sepanjang jalan Lingkungan Trate. Setelah seluruh lengkong tertata, seluruh elemen warga, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua, berkumpul dan duduk bersama di sepanjang jalan. Acara dilanjutkan dengan kenduri dan pembacaan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

Setelah doa bersama usai, warga kemudian menyantap ratusan lengkong tersebut secara bersama-sama. Makan bersama ini menjadi wujud nyata dari kebersamaan dan kerukunan antarwarga. Tokoh masyarakat setempat, Moh. Muajizin, menyampaikan bahwa tradisi membawa berkat dalam lengkong ini merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kegiatan ‘bersih dusun’ atau merawat alam sekitar ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah cerminan kepedulian warga terhadap lingkungan, baik secara fisik maupun spiritual. Lewat doa bersama, kita memohon agar Lingkungan Trate senantiasa dijauhkan dari marabahaya serta diberikan limpahan rezeki,” ujar Muajizin.

Pihaknya menambahkan, kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa di tengah pesatnya arus modernisasi, identitas budaya asli perdesaan di Kediri masih tetap lestari. Melalui Bersih Dusun, nilai-nilai luhur seperti kegotongroyongan dan rasa syukur terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak kehilangan jati dirinya.

(Editor: Afif/ Farid)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriheadlineinfo kediriKediritradisi lengkongan
ShareTweetShare
Next Post
Harga Kebutuhan Pokok Melambung, Warga Kediri Antusias Serbu Pasar Murah di Mapolsek Ngasem

Harga Kebutuhan Pokok Melambung, Warga Kediri Antusias Serbu Pasar Murah di Mapolsek Ngasem

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .