Kediri, jurnalmataraman.com – Sumber Mata Air Jembangan yang terletak di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, kembali dipadati oleh ratusan warga yang antusias mengikuti tradisi tahunan Gropyok Ikan pada akhir pekan ini. Ribuan ikan yang hidup di dalam sumber air ini diburu oleh warga dengan peralatan seadanya menjadi momen kebersamaan yang dinanti setiap tahunnya.
Gropyok ikan merupakan tradisi yang digelar setahun sekali sebagai bagian dari upaya pembersihan Sumber Jembangan. Sebelum air di sumber dikosongkan untuk proses pembersihan, warga yang berasal dari berbagai kalangan beramai-ramai mencari ikan di dalam sumber. Ikan-ikan yang berhasil ditangkap nantinya akan dibawa pulang untuk dikonsumsi atau dijadikan lauk bersama keluarga.
Ketua Pengelola Wisata Sumber Jembangan, Sunardi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga sekaligus menjaga kelestarian ekosistem. Dengan adanya tradisi ini diharapkan warga dapat terus hidup rukun dan bersama-sama menjaga alam sekitar agar tetap lestari.

“Selain menjadi kegiatan yang menyenangkan, gropyok ikan ini juga merupakan ajang untuk mempererat kebersamaan antarwarga dan mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga ekosistem yang ada,” ujar Sunardi.
Salah satu warga, Muhammad Riski mengungkapkan kebahagiaannya setelah berhasil mendapatkan ikan patin seberat 10 kilogram. Ikan hasil tangkapannya tersebut rencananya akan diolah dan disantap bersama teman-teman dan keluarganya di rumah. “Senang sekali, bisa dapat ikan yang besar. Nanti masaknya bareng-bareng, pasti seru,” kata Muhammad dengan penuh semangat.
Sumber Jembangan diketahui memiliki lebih dari dua ton ikan yang terdiri dari berbagai jenis, seperti ikan patin, nila, dan gabus. Setelah proses pembersihan selesai, pengelola sumber akan menebar kembali benih-benih ikan untuk memastikan keberlanjutan populasi ikan di sana.
( Editor : Fajar & Wahyu Adi )



