Kediri, jurnalmataram.com – Progres pembangunan Pasar Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, terus dikebut oleh pemerintah daerah menyusul molornya penyelesaian proyek yang seharusnya rampung pada 23 Desember 2025. Hingga pertengahan Januari 2026, pekerjaan fisik pasar tersebut belum sepenuhnya selesai.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) terus mengintensifkan pengawasan terhadap proyek pembangunan pasar tersebut. Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) mingguan pada pekan ke-38, Disdagin mencatat progres fisik pembangunan telah mencapai 97,7 persen.
Kepala Disdagin Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana capaian pekerjaan di lapangan. Hasilnya, progres pembangunan dinilai belum sesuai dengan rencana kerja atau time schedule yang telah disepakati sebelumnya.
“Dari hasil evaluasi, progres memang sudah mendekati selesai, tetapi belum sesuai dengan jadwal yang direncanakan,” ujar Tutik Purwaningsih.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerjaan yang saat ini digenjot meliputi penyelesaian pagar depan pasar, penambahan fasilitas di los pasar, serta finalisasi beberapa bagian bangunan.
Menurut Tutik, salah satu kendala utama dalam percepatan penyelesaian proyek adalah minimnya jumlah tenaga kerja di lapangan. Dari 13 titik pekerjaan yang masih tersisa, jumlah personel dinilai belum ideal untuk mengejar target penyelesaian.
Selain keterbatasan tenaga kerja, ketersediaan material juga menjadi catatan penting. Sejumlah material disebut telah tersedia sejak awal, namun hingga kini belum terpasang, sehingga turut menghambat laju penyelesaian proyek.
Tutik menambahkan, keterlambatan pembangunan Pasar Ngadiluwih merupakan akumulasi dari berbagai faktor sejak awal pelaksanaan. Mulai dari persoalan perencanaan, kesiapan kontraktor, hingga kinerja konsultan pengawas yang dinilai belum optimal dalam mengawal mutu dan kecepatan pekerjaan.
Pemkab Kediri berharap dengan pengawasan yang lebih intensif, sisa pekerjaan dapat segera diselesaikan sehingga Pasar Ngadiluwih dapat segera dimanfaatkan oleh para pedagang dan masyarakat.
(Editor : Wahyu Adi)



