Kediri, jurnalmataraman.com – Tongkat komando Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 521/Dadaha Yodha (DY) Kediri resmi berganti. Letkol Inf Dimas Edhie Furqoni kini dipercaya menjadi pemimpin, menggantikan Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata yang telah menjabat sejak Maret 2024. Pergantian kepemimpinan tersebut ditandai dengan upacara serah terima jabatan yang digelar di Lapangan Yonif 521/DY Kediri, Sabtu (31/10/2026) pagi. Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Brigif 16/Wira Yudha, Kolonel Inf M. Sujoko, selaku inspektur upacara.
Kolonel Inf M. Sujoko menegaskan bahwa pergantian komandan bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari kesinambungan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab satuan. Ia berharap seluruh tugas pokok dan fungsi Yonif 521/DY dapat terus dilaksanakan secara optimal sesuai dengan amanah dan tanggung jawab yang diberikan negara.
“Harapan kami, tugas dan kewajiban yang diberikan negara kepada Batalyon 521 ini harus tetap terlaksana sesuai dengan tupoksi yang dibebankan kepada satuan,” jelasnya usai upacara.
Kedepan Yonif 521/DY juga akan menghadapi sejumlah agenda penugasan. Karena itu, seluruh prajurit dituntut senantiasa menjaga kesiapsiagaan, meningkatkan kewaspadaan, serta siap digerakkan kapan pun dibutuhkan. “Kesiapan tersebut tidak hanya untuk mendukung tugas di wilayah jajaran Kodam V Brawijaya, tetapi juga mencakup kemungkinan penugasan di berbagai daerah di Indonesia, “tegasnya.
Selain itu, Danbrigif 16 menyampaikan pesan Pangdam V/Brawijaya agar seluruh komandan satuan senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di wilayah masing-masing. Menurutnya, kondisi keamanan di Kediri Raya hingga saat ini masih terjaga dengan baik berkat dukungan seluruh unsur pemerintah daerah, kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Alhamdulillah, kami didukung Forkopimda Kota Kediri, Kapolres Kediri mau pun Kapolres Kediri Kota dan seluruh pemangku kepentingan di Kediri Raya. Sampai saat ini kondisi wilayah Kediri masih aman, dan kami yakin ke depannya akan tetap terjaga keamanannya,” ungkapnya.
Menurutnya, setiap satuan harus mampu membaca perkembangan kondisi lingkungan dan menjaga kesiapan personel agar dapat merespons setiap kemungkinan yang terjadi secara cepat dan tepat. Dalam kegiatan tersebut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri dan Kabupaten Kediri, termasuk unsur kepolisian dari Polres Kediri Kota dan Polres Kediri serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. (Beny Kurniawan)
(Editor: Loris/Trias)



