Tulungagung, jurnalmataraman.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung mulai mengintensifkan pemberian vaksin Covid-19 bagi ratusan calon jemaah haji (CJH). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah memenuhi persyaratan kesehatan sebelum bertolak ke tanah suci pada pertengahan Mei mendatang. Vaksinasi Covid-19 ini menjadi pelengkap dari rangkaian vaksin wajib lainnya yang telah diberikan sebelumnya. Sedikitnya, ada 130 calon jemaah haji yang menjalani penyuntikan vaksin di dua lokasi, yakni Puskesmas Sembung dan Puskesmas Sumbergempol.
Pemberian vaksin ini sangat krusial sebagai prasyarat utama menunaikan ibadah haji, bersanding dengan vaksin wajib lainnya seperti Meningitis, Polio, dan Influenza. Dinkes menargetkan proses vaksinasi ini rampung sepenuhnya pada 3 Mei mendatang agar seluruh jemaah siap berangkat sesuai jadwal.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, dr. Aris Setiawan, menjelaskan bahwa optimalisasi vaksinasi dilakukan agar saat hari keberangkatan nanti, seluruh jemaah asal Tulungagung sudah menerima dosis lengkap. “Kami pastikan sebelum tanggal pemberangkatan, semua persyaratan kesehatan termasuk vaksin Covid-19 sudah terpenuhi bagi para jemaah,” ungkap dr. Aris.
Pada musim haji 2026 ini, tercatat sebanyak 1.156 calon jemaah haji asal Tulungagung yang akan diberangkatkan. Mereka terbagi ke dalam Kelompok Terbang (Kloter) 102, 103, 104, dan sebagian masuk ke Kloter 105 bergabung dengan jemaah asal Trenggalek. Berdasarkan jadwal, ribuan jemaah ini akan mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, secara bertahap pada tanggal 17 dan 18 Mei mendatang.
( Editor : Afif / Juwita )



