KEDIRI, jurnalmataraman.com – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan terus menggencarkan edukasi mengenai pentingnya konsumsi ikan dan pelestarian ekosistem air. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui ajang Kediri Aquatic, sebuah lomba mewarnai dan menggambar bertema ikan yang digelar pada Sabtu (25/4).
Berlokasi di kawasan Sentra Ikan Hias Kabupaten Kediri, acara ini sukses menarik antusiasme tinggi dari masyarakat. Tercatat, ada sekitar 300 peserta yang berasal dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang turut meramaikan kompetisi ini. Sembari mendampingi anak-anaknya berlomba, para orang tua dan warga yang hadir juga dapat berkeliling melihat berbagai koleksi ikan hias, sekaligus membelinya langsung di lokasi sentra ikan tersebut.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, menjelaskan bahwa tema dunia ikan sengaja dipilih sebagai bentuk edukasi sejak dini kepada anak-anak agar gemar mengonsumsi ikan. “Ikan memiliki dampak yang sangat baik bagi kesehatan tubuh dan kecerdasan anak. Selain itu, dari sisi makro, tingginya tingkat konsumsi ikan juga akan berdampak positif pada peningkatan perekonomian warga, khususnya para pembudidaya,” jelas Nur Hafid.
Antusiasme peserta terlihat jelas selama lomba berlangsung. Syifa dan Vino, dua peserta lomba, mengaku sangat senang dan bangga bisa ikut serta dalam Kediri Aquatic. Mereka menyebut ajang ini sebagai tempat yang tepat untuk menyalurkan hobi menggambar dan mewarnai. Bahkan, beberapa peserta mengaku telah berlatih khusus jauh-jauh hari demi memenangkan kompetisi ini dengan menggambar suasana pasar ikan maupun biota air.
Lebih dari sekadar lomba seni, momen ini juga dimanfaatkan sebagai wadah kampanye pelestarian lingkungan. Bima, perwakilan dari komunitas pemerhati lingkungan Wild Water Indonesia (WWI) regional Kediri, turut hadir untuk memberikan edukasi kepada peserta dan pengunjung. Bima menekankan pentingnya menjaga kebersihan air dan sungai. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghentikan praktik penangkapan ikan yang merusak ekosistem, seperti menggunakan alat setrum maupun obat-obatan kimia (racun).
Nantinya, karya para peserta akan dinilai berdasarkan tiga kriteria utama, yakni kreativitas, padu padan warna, dan kerapian. Pengumuman pemenang lomba Kediri Aquatic tidak dilakukan di lokasi, melainkan akan diumumkan secara daring melalui akun media sosial Instagram resmi Dinas Perikanan Kabupaten Kediri.
Editor : Trias / Juwita


