Kediri, jurnalmataraman.com – Calon jemaah haji di Kediri mulai menjalani vaksinasi wajib menjelang keberangkatan ke Tanah Suci tahun 2026. Vaksinasi ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri sejak awal April sebagai syarat utama ibadah haji.
Ratusan calon jemaah tampak mendatangi Puskesmas Campurejo, Kecamatan Mojoroto, untuk mendapatkan suntikan vaksin. Mereka menjalani tahapan pemeriksaan sekaligus vaksinasi guna memastikan kondisi tubuh tetap prima saat beribadah.
Petugas menyebutkan, vaksinasi ini bertujuan meningkatkan kekebalan tubuh jemaah agar tidak mudah tertular penyakit selama berada di Arab Saudi. Terlebih, aktivitas ibadah haji melibatkan jutaan orang dari berbagai negara.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hendik Supriyanto, menjelaskan bahwa ada dua jenis vaksin yang wajib diberikan kepada calon jemaah.
“Vaksin polio dan meningitis wajib diberikan. Untuk polio ini merupakan persyaratan baru dari pemerintah Arab Saudi,” jelasnya.
Di Puskesmas Campurejo, tercatat sebanyak 154 calon jemaah haji telah menjalani vaksinasi. Sementara jemaah lainnya dibagi ke tiga titik layanan lain, yakni Puskesmas Pesantren 1, Puskesmas Pesantren 2, dan Puskesmas Balowerti.
Secara keseluruhan, terdapat 285 calon jemaah haji asal Kota Kediri yang akan berangkat tahun ini. Vaksinasi dilakukan secara bertahap agar seluruh jemaah memenuhi syarat kesehatan sebelum keberangkatan.
Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko penularan penyakit, sekaligus memastikan para jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan lancar.
Editor : Arno Hardana / Saldi



