Kediri, Jurnalmataraman.com – Geliat olahraga mini soccer di Jawa Timur menunjukkan perkembangan yang semakin terstruktur. Dalam waktu dekat, kompetisi mini soccer berformat liga bertajuk Inzia Super League (ISL) siap digelar di Kediri pada 8 Agustus 2026 mendatang. Kejuaraan ini digadang-gadang menjadi pionir kompetisi mini soccer bersistem liga pertama di wilayah Jawa Timur. Kompetisi tersebut dipastikan akan diikuti oleh 13 tim yang berasal dari berbagai daerah di kawasan Eks Karesidenan Kediri. Mengusung sistem half season atau setengah musim, setiap tim nantinya hanya akan bertemu satu kali dalam pertandingan yang akan berlangsung hingga laga pamungkas pada 13 Desember 2026. Ketua Panitia Inzia Super League, Dicky Abdillah, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ISL ini dirancang secara matang dengan mengadopsi manajemen kompetisi sepak bola yang profesional.
“Kompetisi mini soccer pertama di Jatim ini ingin dijadikan pionir penyelenggaraan mini soccer dengan sistem liga untuk kali pertama di Jawa Timur,” ujar Dicky. Terkait teknis pelaksanaan, Dicky memaparkan bahwa seluruh pertandingan akan dijadwalkan bergulir secara rutin setiap pekan. Sementara itu, untuk urusan dapur tim seperti komposisi dan pendaftaran pemain, pihak panitia menyerahkan kewenangan tersebut sepenuhnya kepada kebijakan masing-masing klub peserta. Lahirnya ISL bukan tanpa alasan. Penyelenggaraan kompetisi ini berawal dari inisiatif komunitas Inzia yang ingin menyediakan wadah kompetisi yang lebih berjenjang dan terstruktur bagi para anggotanya. Sebelum melangkah ke format liga, komunitas ini diketahui telah sukses menggelar sejumlah turnamen berskala lokal.
“Kami menilai Inzia Super League ini menjadi langkah awal yang krusial. Karena itu, panitia berupaya mempersiapkan penyelenggaraan secara maksimal agar kompetisi dapat berjalan lancar hingga akhir musim kompetisi,” tegas Dicky. Lebih dari sekadar ajang adu gengsi perebutan gelar juara, Inzia Super League juga membuka ruang pembinaan dan scouting. Panitia secara resmi menggandeng federasi Football 7 Mini Soccer (F7) dalam penyelenggaraan liga ini. Melalui kerja sama strategis tersebut, pihak F7 akan melakukan sosialisasi mengenai organisasi sekaligus memantau langsung pemain-pemain potensial yang berlaga untuk direkrut ke jenjang yang lebih tinggi.
( Editor : Afif / Putra )




