Tulungagung, Jurnalmataraman.com – Suasana duka menyelimuti Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Isak tangis keluarga pecah saat iring-iringan ambulans yang membawa jenazah Sukardi, penumpang Kapal Virgo Transport 8, tiba di rumah duka.
Sejumlah adik korban tampak histeris saat peti jenazah turun dari ambulans. Petugas Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung bersama warga sekitar berupaya menenangkan keluarga yang terpukul atas kepergian korban.
Setelah disalatkan dan didoakan di rumah duka, jenazah Sukardi langsung diberangkatkan ke pemakaman umum setempat.
Kepala Dinsos Tulungagung Reni Praswetyawati menyatakan, pihaknya bakal memberikan pendampingan psikologis hingga spiritual bagi keluarga korban. Langkah ini diambil mengingat kondisi keluarga yang ditinggalkan membutuhkan perhatian mendalam.
“Kami akan memberikan pendampingan psikologis dan spiritual bagi keluarga korban,” ujar Reni.
Istri almarhum Sukardi diketahui merupakan seorang ibu rumah tangga, sementara anak mereka masih duduk di bangku kelas tiga SMP. Selain pendampingan mental dan spiritual, Dinsos Tulungagung juga menyiapkan bantuan kewirausahaan untuk membantu pemulihan ekonomi keluarga pascamusibah tersebut.
Dinsos mencatat, total terdapat enam orang penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang berasal dari Tulungagung. Dari jumlah tersebut, dua orang ditemukan selamat, tiga orang meninggal dunia, dan satu orang masih belum ditemukan. Salah satu penumpang yang hingga kini masih dalam pencarian adalah Danil Iswahyudi. (Agus Bondan – Beny Setiawan)
(Editor : Trias / Fika)



