Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Diduga Lepas Pengawasan Orang Tua, Dua Anak Usia 4 Tahun Meninggal di Kolam Gurami Tulungagung

by Editor
26 Maret 2022 | 09:53
Reading Time: 2 mins read
0
Diduga Lepas Pengawasan Orang Tua, Dua Anak Usia 4 Tahun Meninggal di Kolam Gurami Tulungagung
Ilustrasi

Tulungagung, Jurnalmataraman.com. Dua anak di Desa/Kecamatan Rejotangan ditemukan tak bernyawa di kolam ikan gurami, (25/3). Dua anak yang menjadi korban adalah AF (4) dan ZA (4). Dugaan sementara, kejadian ini akibat kelalaian orang tua.

Kapolsek Rejotangan, AKP Hery Poerwanto mengatakan, mulanya AF dan ZA tengah bermain bersama. Sekitar 10.30 WIB, salah satu orang tua dari korban, NN mencari anaknya yang sedang bermain.

“Ketika ibu itu mencari disekitar kolam ikan gurami, dia melihat sosok tubuh yang ada didalam kolam. Mengetahui hal itu, dia langsung berteriak secara histeris meminta pertolongan,” tuturnya.

Mendengar teriakan, dua orang warga langsung datang ke lokasi kejaidan dan langsung menceburkan diri ke dalam kolam ikan gurami untuk melakukan pertolongan kepada dua anak tersebut.

“Setelah diangkat dari kolam ikan gurami, kedua anak tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Rejotangan untuk mendapatkan pertolongan,” ujarnya.

Hery melanjutkan, sesampainya di Puskesmas Rejotangan, kedua anak itu langsung dilakukan pemeriksaan. Namun, sungguh malang kedua anak itu tidak bisa terselamatkan.

“Ketika sampai di Puskesmas, petugas medis menyatakan bahwa kedua anak telah meninggal dunia. Dan kedua jenazah korban langsung dibawa pulang oleh keluarganya,” terangnya.

Kejadian tersebut baru dilaporkan kepada Polsek Rejotangan pada 16.30 WIB. Pihak kepolisian sempat mendatangai rumah korban serta melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Namun ketika polisi datang ke rumah korban, dua anak yang menjadi korban sudah dimakamkan.

“Jadi polisi tidak sempat memeriksa tubuh korban, karena sudah dilakukan pemakaman. Dari pihak keluarga mengatakan kejadian ini sebagai kecelakaan yang ditulis dalam sebuah surat pernyataan bermatrei,” pungkasnya. (mj/ham)

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlineTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Sempat Dilarang, Nelayan di Tulungagung Diperbolehkan Tangkap Benih Lobster Hanya Untuk Budidaya

Sempat Dilarang, Nelayan di Tulungagung Diperbolehkan Tangkap Benih Lobster Hanya Untuk Budidaya

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .