KEDIRI, jurnalmataraman.com – Warga Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri mendadak gempar pada Jumat malam (24/4). Seorang pelajar SMP berinisial ZM, 15, ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di ruang dapur salah satu masjid setempat. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi nekat remaja tersebut.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak mengambil panci di dapur masjid. Saksi dikagetkan dengan sosok ZM yang sudah tergantung di belandar kayu. Panik melihat kejadian tersebut, saksi segera memanggil warga lain dan melaporkannya ke Polsek Pesantren. Humas Polsek Pesantren, Aiptu Prima Cahyo, mengonfirmasi kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, petugas segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Di lokasi kejadian, kami mengamankan sejumlah barang bukti milik korban. Di antaranya satu unit sepeda angin, tas sekolah berisi buku-buku pelajaran, serta secarik kertas yang berisi catatan,” ujar Aiptu Prima Cahyo saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4).
Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti korban mengakhiri hidupnya. “Untuk motif sendiri masih kami dalami melalui keterangan saksi-saksi,” tambahnya.
Sementara itu, suasana duka menyelimuti rumah korban. Budi, ayah tiri ZM, mengaku sangat terpukul dan tidak menyangka anaknya akan bertindak sejauh itu. Menurut pengakuannya, korban sudah dua hari tidak pulang ke rumah. “Sudah dua hari tidak pulang. Saya sempat mencari ke rumah teman-temannya tapi tidak ketemu. Selama ini dia tidak pernah bercerita kalau ada masalah, kondisinya terlihat baik-baik saja,” ungkap Budi.
Setelah dievakuasi, jasad korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk menjalani proses visum. Pada malam yang sama, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kini, Polsek Pesantren terus mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga dan rekan-rekan sekolah korban guna mencari titik terang terkait motif kejadian tragis tersebut.
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Editor : Trias / Sea



