Kediri, jurnalmataraman.com – Atmosfer sepak bola di Kota Kediri selalu berdenyut kencang, terlebih dengan keberadaan ikon bersejarah seperti Stadion Brawijaya serta klub-klub kebanggaan masyarakat, yakni Persik Kediri dan Inter Kediri. Tak heran, pagelaran pesta sepak bola terbesar sejagat, Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, menjadi momen yang sangat dinantikan oleh publik bola di wilayah ini.
Di tengah gegap gempita turnamen akbar tersebut, para tokoh sepak bola Kediri rupanya sudah mengantongi jagoan masing-masing untuk mengangkat trofi juara. Gelandang andalan Persik Kediri, Bayu Otto, dengan mantap memprediksi bahwa Timnas Argentina akan keluar sebagai kampiun.
Menurut pemain kelahiran Kediri ini, kedalaman skuad La Albiceleste tahun ini tidak memiliki banyak perbedaan signifikan dibandingkan saat mereka meraih kejayaan di edisi sebelumnya. Bayu meyakini, di bawah kepemimpinan sang kapten kharismatik, Lionel Messi, Argentina memiliki kapasitas penuh untuk mencetak rekor back-to-back juara dunia.
Namun, prediksi berbeda datang dari Wimba Sutan Fenosa. Mantan penyerang Persik Kediri yang kini menukangi Perseba Bangkalan sebagai pelatih kepala tersebut justru menjagokan Timnas Prancis. Menurut kacamata taktiknya, Les Bleus adalah kandidat terkuat berkat komposisi skuad mereka yang sangat komplet dan merata di setiap lini.
Pandangan Wimba Sutan tersebut rupanya sejalan dengan prediksi Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kediri, Tomi Ari Wibowo. Tomi meyakini bahwa Prancis akan mampu menuntaskan misi balas dendam dan keluar sebagai juara sejati tahun ini, setelah pada Piala Dunia edisi sebelumnya mereka harus puas pulang sebagai runner-up. Beragamnya prediksi dan adu argumen dari para pelaku sejarah lapangan hijau Kediri ini tentu semakin menambah semarak euforia Piala Dunia 2026 di tengah masyarakat.
( Editor : Afif / Mila )



