Kediri, jurnalmataraman.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Selasa sore. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga di Desa Babadan dan Desa Bedali mengalami kerusakan bahkan beberapa bangunan warung dilaporkan ambruk. Sejumlah pohon besar milik Perhutani juga tumbang akibat kuatnya terpaan angin.
Berdasarkan rekaman video amatir warga terlihat sebuah rumah roboh setelah dihantam angin puting beliung yang datang tiba-tiba. Tidak hanya itu tiga warung yang berada di tepi jalan raya juga mengalami kerusakan berat.
Sejumlah warga menyebut angin kencang tersebut datang dari arah utara bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah Ngancar. “Tiba-tiba angin langsung menerjang warung milik saya dan tiga warung di sebelahnya,” ujar seorang pemilik warung yang terdampak.
Petugas gabungan dari TNI -Polri bersama warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi. Mereka bergotong-royong membersihkan puing bangunan termasuk material warung beserta barang dagangan yang tertimpa reruntuhan.

Kepala Desa Babadan Arif Wiyoko saat ditemui menjelaskan bahwa kerusakan cukup signifikan terjadi di wilayahnya. “Akibat terjangan angin puting beliung ada empat rumah warga yang rusak parah. Sementara yang mengalami kerusakan ringan jumlahnya belasan. Saat ini kami masih melakukan pendataan secara lengkap,” ujarnya.
Sementara itu, data dari BPBD Kabupaten Kediri mencatat terdapat empat warung yang rusak belasan rumah warga terdampak serta ratusan pohon milik Perhutani yang tumbang. Hingga kini proses pembersihan lokasi dan pendataan kerusakan masih terus dilakukan oleh pihak terkait.
( Editor : Ifhami & Wahyu Adi )

