Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Alarm Keamanan Pangan Sekolah, Diduga Keracunan, 5 Siswa di Kediri Jalani Perawatan Intensif

by M. Zainurofi
28 April 2026 | 17:44
Reading Time: 2 mins read
0
Alarm Keamanan Pangan Sekolah, Diduga Keracunan, 5 Siswa di Kediri Jalani Perawatan Intensif

Kediri, jurnalmataraman.com – Insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa anak-anak usia sekolah kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap keamanan pangan di lingkungan pendidikan. Lima pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kabupaten Kediri terpaksa dilarikan ke RSUD Simpang Lima Gumul (SLG) guna mendapatkan perawatan medis setelah mengalami mual dan muntah parah, Selasa (28/4).

Saat ini, kelima korban tengah menjalani rawat inap intensif di Ruang Perkutut Lantai 3 RSUD SLG Kediri. Di antara para pasien tersebut, terdapat kakak beradik yang harus dirawat di dalam satu ruangan dengan keluhan medis yang persis sama. Ari Setiarini, salah satu orang tua korban, menuturkan bahwa kedua anaknya, yakni HA, 5, dan SS, 7, belum menyantap makanan apa pun dari rumah sejak pagi. Keduanya baru makan setelah menerima pembagian menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. “Baru sekitar pukul 11.00 WIB siang, saya mendapat telepon dari pihak sekolah. Mereka mengabarkan kalau kedua anak saya mengeluh mual dan sampai muntah-muntah di sekolah,” ungkap Ari.

Dikonfirmasi terkait kondisi pasien, Direktur RSUD SLG Kediri dr. Tony Widyanto membenarkan adanya kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada awalnya, Instalasi Gawat Darurat (IGD) menerima enam pasien anak dengan keluhan gangguan pencernaan akut yang terjadi seusai mereka mengonsumsi makanan. “Namun, pada Senin malam, satu pasien sudah diizinkan pulang karena kondisinya terus membaik. Saat ini tinggal tersisa lima anak yang masih dalam perawatan dan pantauan kami,” jelas dr. Tony.

Meski dugaan sementara mengarah pada konsumsi paket Makan Bergizi Gratis, pihak berwenang menegaskan agar masyarakat dan pihak sekolah tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Upaya investigasi menyeluruh demi menjamin keselamatan anak-anak kini tengah berjalan. Sebagai langkah antisipasi dan pencarian fakta, sampel sisa makanan yang dikonsumsi para siswa telah diamankan dan dikirim untuk menjalani uji laboratorium di Surabaya. Hasil uji lab tersebut diharapkan dapat menjadi evaluasi bersama agar insiden serupa tidak kembali menimpa anak-anak di kemudian hari.

( Editor : Saldi / Juwita )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriheadlineinfo kediriKedirikeracunankota Kedirimbg
ShareTweetShare
Next Post
Nekat Terobos Palang Pintu, Truk Fuso Dihantam KA Dhoho di Blitar

Nekat Terobos Palang Pintu, Truk Fuso Dihantam KA Dhoho di Blitar

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .