Kediri, jurnalmataraman.com – Usia senja tak menyurutkan langkah dan niat suci Marsiyah untuk menunaikan rukun Islam kelima. Nenek asal Kabupaten Kediri yang telah menginjak usia 105 tahun ini tercatat sebagai calon jamaah haji tertua se-Indonesia. Bersama ratusan jamaah lainnya, ia resmi bertolak menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, sebelum terbang ke Tanah Suci, Rabu (20/5).
Meski usianya telah melewati satu abad lebih, Mbah Marsiyah – sapaan akrabnya – tetap tampil bugar. Ia dinyatakan sehat dan lolos seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan yang disyaratkan oleh Kementerian Agama. Kehadirannya di tengah rombongan tak pelak menjadi potret inspirasi yang luar biasa bagi ribuan jamaah haji lainnya.
Selama menempuh perjalanan ibadah haji, Mbah Marsiyah didampingi langsung oleh anak keduanya, Mu’idah. Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti wajah keluarga saat melepas keberangkatan nenek tangguh tersebut.
Mu’idah mengungkapkan, persiapan utama bagi sang ibu sebenarnya tidak jauh berbeda dari jamaah lain, namun porsinya lebih difokuskan pada ketahanan fisik. “Persiapan utamanya adalah memastikan kondisi fisik ibu tetap bugar. Selebihnya, kami sudah menyiapkan segala peralatan dan perlengkapan khusus yang dibutuhkan beliau selama di sana,” tuturnya di sela-sela prosesi pelepasan.
Keberangkatan Mbah Marsiyah ini tergabung dalam kloter 112 yang merupakan kelompok terbang pemungkas dari Kabupaten Kediri. Rombongan yang berjumlah 147 orang ini dilepas secara langsung oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.
Dalam sambutannya, bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu menitipkan pesan khusus kepada seluruh rombongan kloter 112. Mengingat kehadiran jamaah tertua se-Indonesia di dalam kelompok tersebut, ia meminta solidaritas antarjamaah terus dijaga. “Di dalam kloter ini terdapat satu jamaah tertua se-Indonesia, yakni Mbah Marsiyah yang usianya 105 tahun. Saya berpesan agar seluruh jamaah Kediri tetap menjaga kekompakan, saling membantu, dan memberikan perhatian lebih kepada jamaah yang sudah lansia,” tegas Hanindhito.
Sebagai informasi, total calon jamaah haji asal Kabupaten Kediri pada musim haji tahun 2026 ini mencapai 1.213 orang. Seluruh jamaah telah diberangkatkan secara bertahap melalui empat kelompok terbang, yakni kloter 109, 110, 111, dan ditutup oleh kloter 112.
(Editor : Saldi / Zahra)



