Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dampak Konflik Iran-Israel Tembus ke Kediri, Harga Kantong Plastik Meroket Nyaris Dua Lipat

by Beny Kurniawan
7 April 2026 | 12:06
Reading Time: 2 mins read
0
Dampak Konflik Iran-Israel Tembus ke Kediri, Harga Kantong Plastik Meroket Nyaris Dua Lipat

KEDIRI, jurnalmataraman.com – Keresahan kini tengah melanda para pedagang plastik di sepanjang Jalan Sriwijaya, Kota Kediri. Harga kantong plastik di pasaran mengalami lonjakan tajam hingga nyaris 100 persen. Menariknya, melambungnya harga kebutuhan kemasan ini diduga kuat merupakan imbas dari memanasnya konflik geopolitik antara Iran dan Israel.

Pengelola salah satu toko plastik di kawasan tersebut, Seli Aslamatul Jannah, mengungkapkan bahwa kenaikan harga yang tak wajar ini dipicu oleh tersendatnya pasokan bahan baku impor. Gangguan rantai pasok global akibat ketegangan di Timur Tengah membuat ketersediaan bahan dasar pembuatan plastik di tingkat distributor menjadi langka dan harganya tak terkendali.

“Jika biasanya kantong plastik dijual di kisaran harga Rp 30.000 per kilogram, kini harganya melonjak drastis di angka Rp 58.000 per kilogram,” ungkap Seli.

Kondisi ini langsung menghantam kelangsungan bisnis para pedagang lokal. Seli menyebut, imbas dari kenaikan harga tersebut membuat tokonya mengalami penurunan angka penjualan hingga mencapai 40 persen. Hal ini terjadi karena para konsumen, yang mayoritas adalah pedagang kecil, memilih untuk mengerem pengeluaran mereka.

Konsumen yang biasanya mampu memborong hingga 10 kilogram kantong plastik dalam sehari, kini terpaksa memangkas volume belanjaannya menjadi hanya setengahnya saja. Efek domino dari meroketnya harga plastik ini juga dirasakan langsung oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kediri. Kantong plastik yang menjadi kebutuhan vital untuk pengemasan produk kini menjadi beban biaya produksi yang cukup berat.

Salah satu pelaku UMKM setempat mengaku sangat resah dengan situasi ini. Untuk menyiasati melonjaknya biaya operasional, ia terpaksa menekan penggunaan kantong plastik secara drastis. Jika biasanya ia rutin membeli 5 kilogram kantong plastik untuk kebutuhan satu minggu, kini ia hanya membeli 1 kilogram saja. Para pedagang dan pelaku UMKM berharap agar rantai pasokan bahan baku bisa segera normal kembali sehingga harga di pasaran dapat kembali stabil.

Editor : Trias M.A / Dinda

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriBlitarheadlineinfo kediriKedirikota KediriNganjukpersik kediriTrenggalekTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Harga Kedelai Impor Meroket Imbas Konflik Global, Pengrajin Tahu di Blitar Putar Otak Ubah Komposisi

Harga Kedelai Impor Meroket Imbas Konflik Global, Pengrajin Tahu di Blitar Putar Otak Ubah Komposisi

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .