Kediri, jurnalmataraman.com – Momen bersejarah terjadi bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. Untuk pertama kalinya, pesawat penumpang komersial milik maskapai Super Air Jet berhasil mendarat dan lepas landas dengan sempurna di Bandara Dhoho Kediri, Senin siang. Peristiwa ini menandai dimulainya konektivitas udara dari dan menuju wilayah Kediri Raya.
Penerbangan perdana dengan rute Jakarta-Kediri dan Kediri-Jakarta tersebut disambut meriah oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, manajemen PT Angkasa Pura Indonesia, serta PT Surya Dhoho Investama selaku pengelola bandara. Kehadiran penerbangan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat akses transportasi udara di wilayah selatan Jawa Timur.

Deputi Regional Airport Commercial and Development PT Angkasa Pura Indonesia Regional IV, Muh Nisyar, menjelaskan bahwa maskapai Super Air Jet akan melayani penerbangan reguler sebanyak tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
“Bandara Dhoho memiliki landasan pacu sepanjang 3.000 meter, sehingga mampu didarati pesawat berbadan lebar. Kami juga membuka peluang penerbangan langsung untuk umrah dari Kediri menuju Tanah Suci,” jelas Muh Nisyar.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah hotel di sekitar Kediri untuk difungsikan sementara sebagai asrama haji transit, seperti model pelayanan yang diterapkan di Yogyakarta.
Salah seorang penumpang, Zainur Rohmat, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari sejarah penerbangan pertama di Bandara Dhoho Kediri.
“Rasanya luar biasa bisa terbang langsung dari Kediri ke Jakarta tanpa harus ke Surabaya dulu. Perjalanan jadi jauh lebih cepat dan nyaman,” tuturnya.
Editor : ( Dimas & Wahyu Adi )



