Kediri, jurnalmataraman.com – Pemerintah Kota Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan profesional. Hal ini ditegaskan melalui pengarahan langsung Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati kepada seluruh pejabat struktural di lingkungan Pemkot Kediri yang berlangsung di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, belum lama ini.
Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini menekankan pentingnya mengimplementasikan prinsip good governance dan clean governance sebagai fondasi utama birokrasi yang efektif dan akuntabel. Ia mengingatkan bahwa setiap pejabat pemerintah merupakan representasi wajah Kota Kediri di mata publik sehingga dituntut untuk menjaga profesionalitas, integritas, serta etika dalam menjalankan amanah.
“Pemerintahan yang bersih bukan hanya soal bebas dari korupsi, tetapi juga tentang bagaimana kita melayani masyarakat dengan hati dan bekerja sesuai koridor hukum yang berlaku,” ujar Vinanda Prameswati dalam sambutannya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pejabat struktural. Pakta ini memuat sejumlah komitmen penting, di antaranya menjaga loyalitas pada pimpinan, menjalankan tugas sesuai aturan perundang-undangan, memperkuat sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta menjauhi gaya hidup hedonis dan perilaku pamer atau flexing di media sosial yang dinilai tidak mencerminkan etika seorang aparatur negara.
“Saya ingin para pejabat di Pemkot Kediri menjadi teladan bagi masyarakat. Kita harus tunjukkan bahwa integritas dan profesionalisme adalah harga mati dalam membangun Kota Kediri yang MAPAN,” tegas Mbak Wali.

Lebih lanjut, Vinanda mengungkapkan bahwa saat ini Pemkot Kediri telah memiliki Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait gratifikasi. Namun ke depan, regulasi tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan zaman agar lebih relevan dan responsif terhadap tantangan yang dihadapi.
Sebagai penguatan materi, para pejabat juga mendapatkan pembekalan mengenai prinsip good governance dan clean governance dari akademisi Universitas Brawijaya, Priya Djatmika. Materi ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kultur birokrasi yang sehat dan bertanggung jawab dalam melayani masyarakat.
( Editor : Pandu & Wahyu Adi )



