Tulungagung, Jurnalmataraman.com – Suasana hiburan di salah satu pusat perbelanjaan di Tulungagung mendadak berubah menjadi duka. Seorang pengunjung perempuan dilaporkan meninggal dunia secara mendadak sesaat setelah keluar dari wahana rumah hantu pada Rabu (29/7) sore. Menyusul insiden nahas tersebut, pihak kepolisian langsung turun tangan. Hingga Kamis (30/7) siang, garis polisi (police line) tampak masih terpasang melingkari area wahana rumah hantu guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut. Identitas korban diketahui berinisial BNW, seorang perempuan berusia 38 tahun yang merupakan warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, Iptu Nanang membeberkan kronologi kejadian. Awalnya, korban masuk ke dalam wahana rumah hantu bersama rombongan pengunjung lainnya. “Sekitar tiga menit berselang, korban keluar dari dalam wahana dan langsung duduk di kursi yang berada tepat di depan pintu keluar. Namun nahas, ketika korban hendak beranjak dari kursinya, ia tiba-tiba terjatuh hingga wajahnya membentur kursi kayu,” ungkap Iptu Nanang. Mendapati korban tak sadarkan diri, petugas medis segera dipanggil ke lokasi kejadian. Sayangnya, saat dilakukan pemeriksaan awal, nyawa korban sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Tim Inafis Polres Tulungagung bersama tenaga medis dari RSUD dr. Iskak langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan luar pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan adanya luka pada bagian pipi kiri korban yang dipastikan akibat benturan keras dengan kursi saat ia terjatuh. Hingga kini, kasus tersebut masih berada dalam penanganan intensif pihak kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa secara detail dan melengkapi berkas penyelidikan. Sementara itu, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
( Editor : Afif / Erma )




