Kediri, jurnalmataraman.com – Musibah kebakaran melanda sebuah toko kosmetik milik warga di Desa Pulosari, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada Kamis malam (12/6) sekitar pukul 20.00 WIB. Bangunan yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal ini diketahui milik Bagus Ardiansyah (39) dan berlokasi di Jalan Penanggungan.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Anita Kusumawati (33), istri pemilik toko, yang saat kejadian berada di dalam rumah. Menurut kesaksiannya, ia sempat melihat percikan api muncul dari unit pendingin ruangan (AC) yang terpasang di bagian dalam toko.
“Saat itu, korban sempat melihat percikan api keluar dari AC yang terpasang di dalam ruangan, tapi karena panik maka ia berteriak dan meminta pertolongan masyarakat setempat,” ungkap Kapolsek Pare, AKP Rudi Darmawan.
Api dengan cepat membesar, mengingat toko tersebut menyimpan banyak bahan mudah terbakar. Menurut informasi yang dihimpun, toko kosmetik tersebut baru saja selesai direnovasi dan kembali dibuka sekitar satu pekan lalu. Bahkan, bagian teras bangunan diketahui baru saja rampung dikerjakan sehari sebelum kebakaran terjadi, tepatnya pada Rabu (11/6).
Kebakaran hebat ini menghanguskan hampir setengah bagian bangunan, dan diperkirakan menimbulkan kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah. Kobaran api sempat menarik perhatian warga, yang segera memadati lokasi kejadian.
Guna kelancaran proses pemadaman dan evakuasi, pihak kepolisian menutup sementara akses lalu lintas di Jalan Penanggungan, baik dari sisi timur maupun barat. Petugas damkar bersama aparat kepolisian dan warga bahu-membahu menangani situasi, hingga api berhasil dijinakkan.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari perangkat AC. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kejadian tersebut menyisakan duka mendalam bagi pemilik dan menjadi pengingat akan pentingnya sistem kelistrikan yang aman, terutama di area usaha yang baru direnovasi.
(editor : Trias M.A)



