Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

TNI Gelar Latihan Gabungan Penanggulangan Bencana di Pesisir Tulungagung

by Agus Bondan
17 Oktober 2025 | 13:19
Reading Time: 2 mins read
0
TNI Gelar Latihan Gabungan Penanggulangan Bencana di Pesisir Tulungagung

Tulungagung, jurnalmataraman.com – Lebih dari seratus personel gabungan dari berbagai instansi mengikuti latihan penanggulangan bencana gempa bumi dan tsunami yang digelar di kawasan Pantai Sidem dan Teluk Popoh, Kabupaten Tulungagung. Latihan ini diselenggarakan sebagai bentuk uji kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah pesisir selatan Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 12 hingga 17 Oktober 2025 ini merupakan bagian dari program Komando Latihan Lapangan yang diprakarsai oleh Korem 081/DSJ (Dhirotsaha Jaya) bekerja sama dengan Kodim Tulungagung.

Latihan gabungan ini melibatkan personel dari TNI, Polri, Basarnas, PMI, BPBD serta Dinas Pemadam Kebakaran Tulungagung. Mengusung skenario bencana gempa bumi yang disusul gelombang tsunami setinggi 10 meter, latihan menggambarkan dampak luas terhadap hampir 90 persen wilayah pesisir yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi dari seluruh unsur terkait.

Salah satu rangkaian latihan meliputi simulasi penyisiran dan pencarian korban di sekitar muara Sungai Niyama. Dalam skenario tersebut tim SAR gabungan berhasil menemukan korban luka-luka dan beberapa korban meninggal dunia, yang kemudian segera dievakuasi ke zona aman serta ke wilayah permukiman warga.

Akibat kondisi gelombang laut yang tinggi, rencana pencarian korban menggunakan perahu karet di laut terbuka dialihkan ke kawasan Pelabuhan Popoh yang lebih tenang. Dari hasil penyisiran di wilayah perairan tersebut tim berhasil menemukan dua korban jiwa yang langsung dibawa ke darat untuk penanganan lebih lanjut.

Selain pencarian korban, latihan ini juga melibatkan simulasi evakuasi warga dari reruntuhan bangunan serta kegiatan pembersihan puing-puing sebagai bagian dari tahap pemulihan pascabencana.

Perwakilan Korem 081/DSJ menyampaikan bahwa latihan gabungan ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Tujuan latihan ini tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis tiap satuan, tetapi juga memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat secara cepat, efektif dan terpadu di lapangan.

Dengan digelarnya latihan ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat semakin sigap dalam melindungi masyarakat dari potensi ancaman bencana, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki risiko tinggi terhadap gempa dan tsunami.

(Editor : Lusia & Wahyu Adi)

Bagikan di Media Sosial
Tags: gelombang tinggiheadlineinfo tulungagungLatihan Gabunganpenanggulangan bencanatniTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Setahun Dibiarkan, Jalan di Desa Penataran Blitar Makin Tergerus Longsor

Setahun Dibiarkan, Jalan di Desa Penataran Blitar Makin Tergerus Longsor

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .