Jombang, jurnalmataraman.com – Program pengadaan kendaraan operasional bagi kepala desa (Kades) di Kabupaten Jombang yang digagas melalui program MANTRA (Mandiri Aman Sejahtera) kini mulai direalisasikan. Sejumlah pemerintah desa telah mengeksekusi anggaran yang sudah masuk ke rekening desa masing-masing untuk pengadaan unit sepeda motor dinas baru.
Menariknya, para kepala desa di wilayah Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, menunjukkan keseragaman dalam pemilihan unit. Mereka memilih motor jenis Honda PCX berwarna putih sebagai kendaraan dinas baru yang nantinya akan menggunakan pelat merah.
Salah satu desa yang sudah membelanjakan anggarannya adalah Desa Banjarsari. Kepala Desa Banjarsari, H. Basarudin, mengungkapkan bahwa pengadaan motor ini dilakukan dengan berpedoman pada Surat Keputusan (SK) dan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Bupati Jombang.
“Anggaran dana sebesar Rp 40 juta sudah berada di rekening desa dan langsung kami eksekusi sesuai petunjuk teknis. Unit ini kami gunakan sepenuhnya untuk menunjang aktivitas pelayanan di kantor desa,” ujar Basarudin saat ditemui di sela kegiatannya. Sebagai penanda aset negara, motor operasional tersebut langsung dilengkapi dengan stiker bertuliskan “Kendaraan Operasional Desa Banjarsari” pada sisi kanan dan kiri bodi motor. Hal ini dilakukan untuk transparansi penggunaan aset oleh perangkat desa.
Kondisi serupa terlihat di Desa Pucangsimo. Kepala Desa Pucangsimo, Muhamad Soni, membenarkan bahwa pengadaan ini merupakan implementasi dari Peraturan Bupati Jombang. Soni menjelaskan bahwa pemilihan warna dan jenis motor merupakan hasil kesepakatan kolektif para kepala desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo.
“Kami di Kecamatan Bandarkedungmulyo sepakat memilih PCX putih. Sebelum membeli, kami sudah melakukan survei harga ke beberapa dealer untuk mencari harga terendah di bawah pagu anggaran Rp 40 juta, sehingga tetap efisien sesuai aturan,” terang Soni. Untuk diketahui, pengadaan motor dinas ini menyasar 301 desa dan 5 kelurahan di seluruh Kabupaten Jombang. Meski anggaran sebesar Rp 40 juta per desa telah disiapkan melalui program andalan Bupati, saat ini proses realisasi masih berlangsung secara bertahap. Hingga kini, baru beberapa desa yang telah mencairkan anggaran dan membelanjakan unit kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.
(Editor : Saldi / Sea)



