Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemprov Jatim Kucurkan Rp 46,9 Miliar untuk Revitalisasi 44 Sekolah di Mataraman

by Agus Bondan
14 Mei 2026 | 16:25
Reading Time: 2 mins read
0
Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemprov Jatim Kucurkan Rp 46,9 Miliar untuk Revitalisasi 44 Sekolah di Mataraman

Tulungagung, jurnalmataraman.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan secara simbolis program revitalisasi dan rehabilitasi puluhan lembaga SMA, SMK, dan SLB di wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan, yang dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung pada Kamis (14/5) siang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemprov Jatim dalam memeratakan mutu pendidikan. Menurutnya, fokus program tidak hanya pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas, aman, dan nyaman bagi para siswa.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan, terdapat total 44 lembaga pendidikan yang menerima manfaat dari program ini dengan total anggaran mencapai Rp 46,98 miliar. Kabupaten Tulungagung mendapatkan alokasi terbesar untuk 22 lembaga pendidikan dengan anggaran Rp 23,24 miliar. Sementara itu, Kabupaten Trenggalek menerima Rp 8,58 miliar untuk 11 lembaga, dan Kabupaten Pacitan mendapatkan Rp 15,15 miliar untuk 13 lembaga pendidikan. “Rehabilitasi yang dilakukan mencakup berbagai fasilitas vital, mulai dari ruang kelas, laboratorium, ruang praktik siswa, perpustakaan, hingga fasilitas penunjang seperti UKS dan tempat ibadah,” jelas Aries Agung Paewai. Ia juga menekankan adanya perhatian khusus bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) guna memperkuat pendidikan inklusif di Jawa Timur.

Usai peresmian, Gubernur Khofifah menyempatkan diri meninjau sejumlah fasilitas baru dan ruang praktik di SMKN 1 Tulungagung. Salah satu yang menarik perhatian adalah praktik pengolahan kulit ikan patin oleh siswa. Khofifah pun berencana memberikan bantuan alat penggorengan modern agar produksi kreatif siswa tersebut lebih higienis dan terukur secara kualitas. SMKN 1 Tulungagung sendiri dinilai sebagai salah satu SMK unggulan di bidang agribisnis dan agroteknologi. Dengan jumlah siswa lebih dari 2.000 orang, sekolah ini juga aktif menyiapkan ratusan siswanya untuk menembus pasar kerja internasional.

( Editor : Afif / Yusa )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita tulungagungheadlineinfo tulungagungtingkatkan mutu pendidikanTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Perluas Peluang Global, Gubernur Khofifah Lepas 4.922 Peserta Magang SMK Jawa Timur ke Luar Negeri

Perluas Peluang Global, Gubernur Khofifah Lepas 4.922 Peserta Magang SMK Jawa Timur ke Luar Negeri

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .