Tulungagung, Jurnalmataraman.com – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, mendapat perhatian khusus dari Markas Besar TNI Angkatan Darat. Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI AD turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh program fisik maupun nonfisik berjalan sesuai target dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Kunjungan strategis Tim Wasev TNI AD ini dipimpin langsung oleh Sesdispenad, Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono. Berdasarkan pantauan di lokasi, mayoritas sasaran fisik pada program TMMD ke-130 di Desa Pojok ini sudah hampir rampung.
Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.737 meter di empat titik saat ini telah mencapai sekitar 1.200 meter, bahkan tiga titik di antaranya sudah hampir menyentuh seratus persen. Begitu pula pembangunan mushola yang telah mencapai 98,7 persen, serta MCK umum yang sudah menyentuh angka 90,4 persen dan ditargetkan rampung total pada 5 November.
Dalam arahannya, Kolonel Budyanto menekankan bahwa kunci utama keberhasilan program ini adalah sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung, jajaran TNI, dan partisipasi aktif masyarakat melalui budaya gotong royong. Tim Wasev juga menginstruksikan Satgas TMMD agar tetap mengutamakan kualitas pekerjaan serta mengoptimalkan kegiatan nonfisik guna mendongkrak kualitas sumber daya manusia.
“Kunci utama keberhasilan TMMD ini tidak lain adalah sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung, jajaran TNI, dan partisipasi aktif masyarakat melalui budaya gotong royong,” ujar Perwakilan Tim Wasev, Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono.
Melalui program TMMD ke-130 ini, pembangunan di daerah diharapkan bisa semakin cepat merata dan kesejahteraan masyarakat Desa Pojok terus meningkat. (Mohammad Afif)
(Editor: Trias / Sabrina)



