Jombang, jurnalmataraman.com – Program strategis nasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Jombang terus dikebut. Meski demikian, hingga awal Mei ini, tercatat masih ada 96 desa dan kelurahan yang belum memulai pembangunan lantaran terkendala pengadaan lahan.
Bupati Jombang Warsubi turun langsung memantau progres program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Senin (4/5) siang. Dalam peninjauan itu, Warsubi memastikan bahwa eksekusi program di lapangan berjalan sesuai target yang direncanakan. “Kami ingin memastikan program ini berjalan sesuai harapan. Saat ini, dari total 306 desa dan kelurahan di Jombang, sudah ada 210 lokasi yang pembangunannya telah diselesaikan,” ujar Warsubi di sela pengecekan.
Tak hanya meninjau fisik bangunan, Bupati beserta rombongan juga memeriksa kesiapan armada transportasi yang telah diserahkan kepada pengurus Kopdes. Sejumlah kendaraan operasional mulai dari truk, pick-up, hingga kendaraan roda tiga dicek satu per satu untuk memastikan kesiapan distribusi dan logistik koperasi nantinya.
Terkait 96 desa yang belum membangun, Warsubi mengakui kendala utama ada pada ketersediaan lahan yang sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat. “Kami terus berkonsultasi dengan pusat untuk mencari solusi bagi desa-desa yang tidak memiliki aset tanah sesuai kriteria agar tetap bisa menjalankan program ini,” imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo menyampaikan bahwa pemerintah pusat menargetkan peluncuran seribu koperasi secara serentak di seluruh Indonesia pada akhir Juli 2026 mendatang. “Targetnya akhir Juli nanti sudah bisa beroperasi serentak. Untuk Jombang, 210 Kopdes yang sudah terbangun dipastikan ikut dalam peluncuran tersebut. Sisanya yang 96 desa masih dalam tahap komunikasi intensif antara pemerintah desa dan pusat terkait pengadaan lahan,” jelas Letkol Kav Dicky Prasojo.
Kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan jalur distribusi komoditas lokal di wilayah Kabupaten Jombang.
( Editor : Afif / Yusa )



