Kediri, Jurnalmataraman.com – Kesebelasan Persik Kediri mulai memantau regulasi League Cup 2026–2027. Turnamen yang diikuti 38 klub dari Super League dan Championship ini menempatkan tim berjuluk Macan Putih tersebut di grup I bersama Deltras Sidoarjo dan Persis Solo.
I-League secara resmi menggelar League Cup 2026–2027 sebagai turnamen sepak bola pengganti Piala Indonesia. Ajang ini menjadi ujian anyar bagi klub-klub kasta teratas maupun kasta kedua sepak bola nasional.
Dalam aturan League Cup kali ini, setiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan dan memainkan maksimal tiga pemain asing di dalam skuad-nya. Kebijakan pembatasan legiun asing tersebut sengaja diterapkan untuk memberi ruang lebih besar bagi pemain lokal dalam menunjukkan performa terbaik mereka di lapangan hijau.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menyambut baik bergulirnya turnamen ini. Meski begitu, ia mengaku belum menentukan deretan pemain yang bakal mengisi starting line-up lantaran adanya pembatasan pemain asing tersebut.
Marcos mengungkapkan, walau timnya saat ini belum berfokus penuh pada turnamen tersebut, ajang ini menjadi kesempatan emas untuk merotasi pemain. Terutama memberi menit bermain bagi para pilar yang jarang masuk starting line-up di panggung Super League.
“Turnamen ini bagus untuk memberi kesempatan kepada sejumlah pemain yang tidak masuk starting line-up di Super League, sehingga seluruh pemain nantinya merasakan menit bermain di kompetisi resmi PSSI,” ujar Marcos Reina Torres.
Selain menjadi sarana jam terbang pemain pelapis, League Cup juga bisa menjadi jalur alternatif bagi skuad Macan Putih untuk merengkuh gelar juara musim ini, di tengah ketatnya persaingan perburuan trofi Super League. (Beny Kurniawan)
(Editor : Trias / Fika)



