Kediri, jurnalmataraman.com – Puluhan rumah warga di Dusun Putat, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri terendam banjir setelah Sungai Bendo Krosok meluap pada Minggu malam. Luapan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sehingga sungai tidak mampu menampung volume air.
Rekaman video milik warga menunjukkan air mengalir cepat dan merendam jalan raya serta permukiman. Ketinggian air di jalan utama mencapai sekitar 50 CM, sementara di dalam rumah warga tercatat setinggi 20 CM.
Sejumlah warga tampak berupaya membersihkan air yang masuk ke rumah mereka. Selain itu, perabotan rumah tangga seperti meja, kursi dan tempat tidur dipindahkan ke lokasi yang lebih tinggi agar tidak semakin rusak akibat terendam banjir.

Salah seorang warga Karyanto, menjelaskan bahwa banjir datang cukup cepat sehingga banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka. Menurutnya, luapan air mulai masuk ke permukiman sesaat setelah hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama.
Dari hasil assessment sementara, petugas BPBD Kabupaten Kediri menyatakan bahwa banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Bendo Krosok. Arif Ridwan, petugas BPBD yang berada di lokasi, mengonfirmasi bahwa puluhan rumah di Dusun Putat terdampak banjir dan pendataan terus dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta kebutuhan warga.

Hingga berita ini diturunkan, petugas BPBD masih melakukan assessment lanjutan dan berkoordinasi dengan perangkat desa untuk memastikan penanganan pascabencana berlangsung cepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Editor : ( April & Wahyu Adi )



