Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Stok Menipis Imbas Kemarau Panjang, Harga Ikan Tawar di Pasar Setono Betek Kediri Melonjak

by redaksi jurnal mataraman
20 Oktober 2026 | 09:44
Reading Time: 2 mins read
0
Stok Menipis Imbas Kemarau Panjang, Harga Ikan Tawar di Pasar Setono Betek Kediri Melonjak

Kediri,jurnalmataraman.com – Pasokan ikan tawar di Kota Kediri mulai tersendat. Sejak beberapa pekan terakhir, harga berbagai jenis ikan tawar di sentra pedagang Pasar Setono Betek mengalami kenaikan signifikan akibat menipisnya stok di pasaran imbas kemarau panjang.

Kenaikan harga tersebut berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilogram untuk berbagai komoditas ikan air tawar.

Ikan bandeng yang sebelumnya dijual Rp30.000 kini melonjak menjadi Rp35.000 per kilogram. Kenaikan serupa juga terjadi pada komoditas ikan nila dan patin yang kini turut merangkak naik dari harga semula Rp30.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Setono Betek, Fauthon, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini merupakan dampak langsung dari cuaca kemarau panjang yang menyulitkan para pembudidaya. Menurutnya, proses perawatan dan pemeliharaan ikan tawar saat musim kemarau jauh lebih sulit dibandingkan kondisi cuaca normal.

“Perawatan ikan tawar saat cuaca kemarau sangat sulit dibandingkan cuaca normal,” ujar Fauthon.

Kondisi tersebut memicu penurunan produksi di tingkat pembudidaya hingga berimbas pada langkanya pasokan di pasar tradisional. Akibat pasokan yang kian menipis, para pedagang mengaku harus menelan pil pahit lantaran omzet penjualan mereka merosot tajam.

“Penjualan mengalami penurunan hingga 50 persen,” tambah Fauthon.

Berbeda dengan jenis air tawar, harga komoditas ikan laut di Pasar Setono Betek cenderung relatif stabil. Hanya beberapa jenis hasil laut seperti cumi-cumi dan ikan kembung yang tercatat mengalami penyesuaian harga.

Para pedagang memprediksi tren kenaikan harga ikan tawar masih akan terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini mengingat cuaca kemarau panjang masih menyelimuti sejumlah wilayah sentra budi daya ikan tawar.(Beny Kurniawan)

(Editor: Yusril / Trias)

Tags: berita kediriheadlineinfo kediriKediristok ikan menipis
ShareTweetShare
Next Post
Peluang Debut Reno Piscopo Saat Persik Kediri Jamu PSS Sleman di Brawijaya

Peluang Debut Reno Piscopo Saat Persik Kediri Jamu PSS Sleman di Brawijaya

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .