Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi Desa di Tulungagung Program Jatim Puspa, Desa Berdaya, dan Pemberdayaan BUMDes

by Agus Bondan
20 Juni 2025 | 21:43
Reading Time: 4 mins read
0
Sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi Desa di Tulungagung Program Jatim Puspa, Desa Berdaya, dan Pemberdayaan BUMDes

Tulungagung, jurnalmataraman.com – Dalam upaya mendorong pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung menggelar sosialisasi terkait pemberian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen dalam pengelolaan bantuan keuangan agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sebanyak 18 desa di Kabupaten Tulungagung mendapatkan BKK pada tahun 2025. Bantuan ini disalurkan melalui tiga program strategis, yakni Program Jatim Puspa, Program Desa Berdaya, dan Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Total nilai bantuan yang diberikan mencapai lebih dari 1,7 miliar rupiah, yang disalurkan pada bulan Juli 2025.

Program Jatim Puspa, Desa Berdaya, dan BUMDes: Fokus Penguatan Ekonomi Desa

Kepala DPMD Tulungagung, Iswahyudi, menjelaskan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa, ketahanan pangan, dan pemberdayaan perempuan. Bantuan diberikan dalam bentuk dana tunai kepada desa-desa penerima, dengan rincian sebagai berikut:

  • BUMDes: Delapan desa masing-masing menerima dana sebesar 100 juta rupiah untuk pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa.
  • Desa Berdaya: Empat desa masing-masing mendapatkan dana 100 juta rupiah untuk pengembangan potensi desa.
  • Jatim Puspa: Enam desa menerima dana sekitar 514 juta rupiah yang difokuskan pada pemberdayaan perempuan.

Iswahyudi berharap bantuan ini dapat mengatasi kendala modal yang selama ini dihadapi oleh banyak BUMDes di Tulungagung. “Selama ini banyak BUMDes yang terhambat dalam pengembangan usahanya akibat kurangnya modal. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap BUMDes dapat berkembang lebih baik, meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD), serta memperkuat ketahanan ekonomi desa,” ungkap Iswahyudi.

Saat ini, sekitar 52 persen BUMDes di Tulungagung telah berjalan dengan baik, meskipun masih ada yang berstatus rintisan atau dalam tahap pengembangan. Untuk itu, pemerintah terus memberikan pembinaan agar BUMDes dapat berkembang secara maksimal.

Pemberdayaan Perempuan dalam Program Jatim Puspa

Salah satu fokus utama dalam program ini adalah pemberdayaan perempuan. Iswahyudi menjelaskan bahwa melalui Program Jatim Puspa, diharapkan perempuan desa dapat memiliki kesempatan yang lebih besar dalam mengelola usaha, yang pada gilirannya akan meningkatkan ekonomi keluarga.

“Melalui Jatim Puspa, kami ingin memberikan dukungan kepada perempuan desa untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui usaha yang mereka jalankan. Pemberdayaan perempuan adalah salah satu kunci penting dalam kemajuan ekonomi desa,” tambahnya.

Desa Berdaya: Menggali Potensi Desa

Program Desa Berdaya juga memberikan peluang bagi desa untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal yang ada. Program ini bertujuan untuk menciptakan ikon-ikon baru desa yang dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat setempat.

Kepala Desa Bangunjaya, Jaelani, yang juga hadir dalam sosialisasi, mengungkapkan bahwa desa yang dipimpinnya menerima bantuan sebesar 100 juta rupiah untuk Program Desa Berdaya. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan usaha penggemukan ternak sapi yang saat ini sudah berjalan di desanya.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena akan mendukung pengembangan usaha penggemukan sapi yang sudah kami jalankan. Harapannya, usaha ini dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Desa Bangunjaya,” ujar Jaelani.

Sinergi yang Kuat untuk Keberlanjutan Program

Sosialisasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Desa, Pendamping Desa, pengurus BUMDes, dan pihak terkait lainnya. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat sinergi antar pihak agar pengelolaan bantuan berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, semua pihak dapat lebih memahami tujuan dan mekanisme pengelolaan bantuan agar program-program tersebut dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat desa.

Daftar Desa Penerima BKK Pemprov Jawa Timur Tahun 2025 di Tulungagung:

BUMDes (Badan Usaha Milik Desa):

  1. Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru – Rp 100 juta
  2. Desa Winong, Kecamatan Kalidawir – Rp 100 juta
  3. Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung – Rp 100 juta
  4. Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman – Rp 100 juta
  5. Desa Tangggunggunung, Kecamatan Tanggunggunung – Rp 100 juta
  6. Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman – Rp 100 juta
  7. Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat – Rp 100 juta
  8. Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut – Rp 100 juta

Program Desa Berdaya:

  1. Desa Bangunjaya, Kecamatan Pakel – Rp 100 juta
  2. Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo – Rp 100 juta
  3. Desa Samir, Kecamatan Ngunut – Rp 100 juta
  4. Desa Tangulkundung, Kecamatan Besuki – Rp 100 juta

Program Jatim Puspa:

  1. Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru – Rp 130.625.000
  2. Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki – Rp 94 juta
  3. Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol – Rp 73.500.000
  4. Desa Bantengan, Kecamatan Bandung – Rp 75.625.000
  5. Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki – Rp 70.375.000
  6. Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru – Rp 60 juta

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan ekonomi desa dapat tumbuh dan berkembang, serta masyarakat desa semakin mandiri dan berdaya saing.

( Editor : Dimas & Trias M.A )

Bagikan di Media Sosial
Tags: bkkdesa berdayadpmdinfo tulungagungpemberdayaan bumdesprogram jatim puspasosialisasi
ShareTweetShare
Next Post
Memanfaatkan Lahan Kosong, Kelompok Wanita Tani di Kediri Sukses Tanam Sayuran dengan Sistem Hidroponik

Memanfaatkan Lahan Kosong, Kelompok Wanita Tani di Kediri Sukses Tanam Sayuran dengan Sistem Hidroponik

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .