Jombang, jurnalmataraman.com – Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, memiliki cara tersendiri yang penuh keseruan untuk merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Menghabiskan masa libur hari raya di pesantren karena tidak pulang ke kampung halaman, para santri kompak menggelar tradisi bakar sate (nyate) masal pada Rabu (27/5).
Sejak pagi, suasana guyub dan meriah tampak menyelimuti area pesantren. Ratusan santri tersebut bahu-membahu menyiapkan segala keperluan, mulai dari meracik bumbu, memotong daging, hingga menyiapkan tempat pembakaran sate yang memanjang.
Kegiatan nyate bersama ini memang telah menjadi tradisi rutin tahunan di Ponpes Tebuireng untuk menghibur dan mengisi waktu liburan para santri. Pihak pengurus pesantren secara khusus menyisihkan bagian daging kurban dari para donatur dan wali santri untuk dinikmati bersama oleh para santri.
Raja Sukirman, salah seorang santri, mengaku sangat antusias dan gembira bisa mengikuti kegiatan bakar sate masal tersebut. Kebahagiaannya bertambah karena salah satu daging sapi yang diolah merupakan hewan kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. “Kegiatan nyate ini menjadi momen yang sangat ditunggu saat liburan di pondok. Apalagi tahun ini kita bisa ikut menikmati daging dari Pak Presiden. Kekompakan saat menyiapkan semuanya menjadi penguat rasa kebersamaan antar santri,” ungkap Raja di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Mudir Ponpes Tebuireng, KH Lukman Hakim, menjelaskan bahwa selain disisihkan untuk konsumsi para santri, mayoritas daging hewan kurban juga didistribusikan kepada masyarakat. Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Ponpes Tebuireng menerima total 35 ekor sapi yang berasal dari sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, dan donatur. “Sapi-sapi tersebut didistribusikan kepada ribuan warga di sekitar lingkungan Tebuireng agar keberkahannya bisa dirasakan bersama,” jelas KH Lukman Hakim.
Proses penyembelihan puluhan hewan kurban di Tebuireng ini sendiri telah dimulai sejak Rabu pagi, tepat usai pelaksanaan salat Idul Adha. Di antara 35 ekor sapi tersebut, terdapat hewan kurban istimewa dari sejumlah tokoh penting.
Selain dari Presiden Prabowo Subianto, terdapat pula sapi kurban dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, serta Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz. Mengingat banyaknya jumlah hewan kurban, panitia merencanakan proses penyembelihan akan dilakukan secara bertahap selama dua hari ke depan.
(Editor : Saldi / Zahra)



