Kediri, jurnalmataraman.com – Berbagai cara kreatif terus dilakukan oleh jajaran kepolisian untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, tak terkecuali bagi anak-anak usia dini. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Kemala Bhayangkari ke-74 sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Kediri Kota menggelar pagelaran wayang karton edukatif di Hall Kediri Town Square, Jumat (5/6).
Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh murid-murid TK Kemala Bhayangkari serta masyarakat umum yang berkunjung ke pusat perbelanjaan tersebut. Diinisiasi langsung oleh Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, pagelaran seni wayang ini secara khusus dirancang untuk mengampanyekan pentingnya pola makan sehat dan bergizi bagi anak-anak.
Kompol Bowo Wicaksono menjelaskan, tema yang diangkat dalam pertunjukan wayang ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Melalui dialog tokoh pewayangan yang dikemas ringan dan jenaka, anak-anak diajak untuk mulai membiasakan diri mengonsumsi sayur dan buah, serta mengurangi jajan sembarangan yang belum tentu terjamin kesehatannya.
“Edukasi melalui pendekatan budaya dan cerita yang menyenangkan sangat penting diberikan sejak usia dini. Apalagi kita tahu, anak-anak saat ini lebih mudah tergoda dan cenderung menyukai makanan instan yang miskin nutrisi dibandingkan makanan bergizi,” ungkap Kompol Bowo.
Ia juga menekankan bahwa asupan gizi yang seimbang memiliki korelasi langsung terhadap daya tahan tubuh serta perkembangan kecerdasan kognitif anak. Oleh karena itu, penanaman kebiasaan pola makan sehat sejak dini bukan sekadar anjuran medis, melainkan sebuah investasi jangka panjang bangsa untuk menyongsong dan mempersiapkan Generasi Emas Indonesia di tahun 2045 mendatang.
Selain pertunjukan wayang edukasi, semarak acara ini juga diisi dengan kegiatan adu bakat. Sebelumnya, panitia menyelenggarakan lomba mewarnai yang diikuti dengan antusias oleh puluhan anak TK Kemala Bhayangkari Kediri. Kegiatan tambahan ini diharapkan dapat menjadi wadah yang positif bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas seni sekaligus melatih kemampuan motorik halus mereka.
( Editor : Afif / Firman )



