Tulungagung, Jurnalmataraman.com – Sebuah rumah milik warga di Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru Tulungagung, ludes terbakar pada Jumat siang (3/10). Kebakaran diduga dipicu api dari kompor gas yang ditinggal pemilik rumah saat merebus air, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun kerugian ditaksir mencapai Rp. 100 juta.
Rumah semi permanen milik Sugeng tersebut rata dengan tanah setelah api dengan cepat merambat ke seluruh bangunan. Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat membesar dari dapur. Material dinding rumah yang sebagian terbuat dari anyaman bambu membuat kobaran api semakin cepat meluas dan sulit dikendalikan warga.

“Awalnya hanya merebus air di kompor gas lalu ditinggal keluar sebentar. Tiba-tiba api sudah besar membakar rumah” kata Dodi Sumarsono, salah satu saksi di lokasi kejadian.
Warga yang panik segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Dua unit mobil damkar dan dua unit suplai air dari Dinas Damkar dan Penyelamatan Tulungagung dikerahkan, setelah sekitar 30 menit berjibaku api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski demikian bangunan rumah yang berdiri di atas tanah sewa tersebut ambruk rata dengan tanah.
Kasi Operasi Damkar Tulungagung Bambang Pidekso, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. “Seluruh bangunan dan isinya habis terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai seratus juta rupiah” ujarnya.
( editor : Enjelia & Wahyu Adi )



