Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Respons Polemik Xpose Uncensored, Chairul Tanjung Minta Maaf Langsung ke KH Anwar Mansur

by Beny Kurniawan
24 Oktober 2025 | 08:06
Reading Time: 2 mins read
0
Respons Polemik Xpose Uncensored, Chairul Tanjung Minta Maaf Langsung ke KH Anwar Mansur

Kediri, jurnalmataraman.com – Pemilik Trans Corp, Chairul Tanjung, mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kota Kediri, pada Kamis siang (23/10), untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada para kiai Lirboyo terkait tayangan program Xpose Uncensored yang sempat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat pesantren.

Chairul Tanjung tiba di Ponpes Lirboyo bersama Muhammad Nuh, dan langsung disambut oleh para pengasuh pondok. Pertemuan antara Chairul Tanjung dengan para kiai berlangsung secara tertutup selama lebih dari dua jam. Seusai dari Ponpes Lirboyo, Chairul Tanjung juga melanjutkan kunjungan ke kediaman K.H. Muhammad Anwar Mansur, salah satu pengasuh utama pondok.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pengasuh Ponpes Lirboyo, K.H. Abdul Muid Shohib, menjelaskan bahwa kedatangan Chairul Tanjung merupakan bentuk itikad baik untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada K.H. Muhammad Anwar Mansur dan para kiai atas tayangan yang dianggap tidak pantas dan menyinggung dunia pesantren.

“Beliau datang dengan niat baik, meminta maaf langsung kepada para kiai dan berkomitmen untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi,” ujar K.H. Abdul Muid Shohib.

Sementara itu, Chairul Tanjung menyampaikan bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut dan siap memenuhi tuntutan pihak pondok. “Kami akan memberikan sanksi kepada pihak yang terlibat dalam produksi tayangan itu dan menghentikan program Xpose Uncensored. Selain itu, kontrak kerja dengan rumah produksi yang membuat tayangan tersebut juga telah kami putus,” tegasnya.

Lebih lanjut, Chairul Tanjung menambahkan bahwa Trans Corp berkomitmen untuk memulihkan citra pesantren dan para kiai dengan menyiapkan program tayangan khusus yang menampilkan nilai-nilai positif kehidupan pesantren di Indonesia.

Sebelumnya, perwakilan Trans7 juga telah mendatangi Ponpes Lirboyo pada pekan lalu untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas tayangan yang sempat menuai kritik luas dari berbagai kalangan.

Dengan langkah ini, diharapkan hubungan baik antara dunia penyiaran nasional dan kalangan pesantren dapat kembali terjalin dengan saling menghormati dan mengedepankan nilai-nilai etika serta keislaman dalam setiap karya siaran.

( editor : Denis & Wahyu Adi )

Bagikan di Media Sosial
Tags: Chairul Tanjunginfo kediriKiaimasyarakat pesantrenpesantrenponses lirboyotrans 7
ShareTweetShare
Next Post
Modus Pecah Kaca Mobil, Warga Blitar Rugi Rp.150 Juta Saat Belanja Pakan Ikan

Modus Pecah Kaca Mobil, Warga Blitar Rugi Rp.150 Juta Saat Belanja Pakan Ikan

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .