Kediri, jurnalmataraman.com – Ada cara berbeda yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun ini. Tak sekadar seremoni, KAI memilih turun ke jalan menggandeng generasi muda untuk mengampanyekan keselamatan di perlintasan sebidang, Rabu (20/5).
Aksi edukatif ini dipusatkan di dua titik krusial di Kota Kediri, yakni Perlintasan Sebidang JPL 285 dan JPL 286. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, mengingat mobilitas kendaraan di titik tersebut tergolong padat sehingga membutuhkan kedisiplinan tinggi dari pengguna jalan.
Manager Humas Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa momentum Harkitnas menjadi pijakan untuk merefleksikan semangat perjuangan melalui aksi nyata. Menurutnya, esensi kebangkitan di era modern harus diwujudkan dalam budaya tertib dan patuh aturan demi kemajuan bangsa. “Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antara KAI dan generasi masa kini. Kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk ikut mengedukasi masyarakat agar senantiasa disiplin saat melintasi perlintasan kereta api,” ujar Tohari di sela-sela kegiatan.
Dalam aksi tersebut, para relawan muda bersama petugas KAI membagikan materi edukasi serta mengingatkan para pengendara untuk berhenti sejenak, melihat kanan-kiri, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas. Kedisiplinan pengguna jalan dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan.
Tohari menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat kebangkitan yang dibarengi dengan komitmen kerja nyata. PT KAI sendiri berkomitmen untuk terus bertransformasi guna memberikan pelayanan yang andal, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan setia.
(Editor : Afif / Zahra)



