Kediri, jurnalmataraman.com – Semangat kepedulian terhadap lingkungan hidup turut mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha di Kota Kediri. Hal ini dibuktikan oleh panitia kurban dan Takmir Masjid Al Khalid di Kelurahan Semampir, yang memilih langkah inovatif dengan menggunakan daun jati dan besek bambu sebagai wadah pembungkus daging kurban. Selain ramah lingkungan, substitusi wadah ini dipercaya mampu menjaga kualitas daging menjadi lebih awet dan beraroma sedap.
Pada momen Idul Adha tahun ini, masjid yang pada 2025 lalu dinobatkan sebagai Masjid Terbaik se-Jawa Timur kategori Lingkungan Perumahan dan Kampung tersebut, menyembelih total 8 ekor sapi dan 19 ekor kambing. Sejak pagi, jajaran takmir, pengurus masjid, bersama warga Kelurahan Semampir tampak guyub bergotong royong menyembelih, memotong, hingga menimbang daging kurban.
Proses pengemasan daging di Masjid Al Khalid memang terbilang unik dan berbeda dari tempat pemotongan kurban pada umumnya. Alih-alih mengandalkan kantong plastik atau tas kresek sekali pakai, panitia secara konsisten menata potongan daging di atas lembaran daun jati segar yang kemudian dimasukkan ke dalam anyaman besek bambu.
Ketua Takmir Masjid Al Khalid, Slamet, membeberkan bahwa alasan utama di balik pemilihan wadah tradisional tersebut adalah untuk menekan volume sampah plastik yang sulit terurai dan mencemari lingkungan. Namun lebih dari itu, penggunaan daun jati secara alami diklaim memberikan keunggulan tersendiri pada kualitas daging. “Menurut pengalaman kami, membungkus dengan daun jati itu membuat daging kurban memiliki aroma yang lebih sedap dan tahan lama jika dibandingkan dengan memakai wadah plastik yang kedap udara,” jelas Slamet.
Lebih lanjut, Slamet menambahkan bahwa langkah ramah lingkungan ini ternyata juga membawa dampak positif pada efisiensi anggaran kepanitiaan. Pasalnya, di tengah tren kenaikan harga kantong plastik yang mencapai angka 50 persen di pasaran, pemanfaatan bahan alami yang melimpah ini dirasa jauh lebih ekonomis. “Pengemasan memakai daun jati dan besek ini sebenarnya bukan hal baru bagi kami. Tradisi baik ini sudah mulai kami lakukan sejak perayaan Hari Raya Idul Adha tahun lalu,” imbuhnya.
Secara keseluruhan, daging dari puluhan hewan kurban yang telah dikemas apik dalam besek tersebut langsung didistribusikan pada hari yang sama. Panitia membagikan paket daging kurban tersebut kepada lebih dari seribu warga sekitar yang sebelumnya telah mengantongi kupon antrean dari pihak panitia.
( Editor : Saldi / Firman)



