Kediri, jurnalmataraman.com – Pemain sarat pengalaman Qischil Gandrum Minny bertekad membawa tim yang ia bela, Inter Kediri, melaju hingga babak nasional Liga 4. Saat ini, fokus utama Qischil bersama rekan-rekannya adalah mempersiapkan diri menghadapi babak 16 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur.
Qischil mengaku menghadapi tantangan tersendiri saat bergabung dengan klub peserta Liga 4. Meski demikian, pengalaman panjangnya bermain di sejumlah klub besar Tanah Air menjadi modal penting bagi Inter Kediri dalam menghadapi persaingan kompetisi.
Pada musim ini, Qischil berhasil membawa Inter Kediri lolos ke babak 16 besar. Ia juga tampil impresif dengan menjadi top skor sementara klub, mencetak tiga gol sejak babak penyisihan hingga babak 32 besar.
Meski berstatus pencetak gol terbanyak tim, Qischil menegaskan bahwa target utamanya bukanlah prestasi individu, melainkan membawa Inter Kediri menembus babak nasional Liga 4.
Sebagai salah satu pemain paling senior di skuad Inter Kediri, Qischil menyebut dirinya bersama seluruh pemain telah menjalani program latihan yang ditetapkan oleh pelatih Dany Saputra. Dany Saputra merupakan mantan koleganya saat masih aktif bermain sepak bola.

Menurut Qischil, persaingan di babak 16 besar dipastikan semakin ketat. Inter Kediri tergabung di Grup LL dan akan menghadapi tim-tim dengan kekuatan merata, seperti Persenga Nganjuk, Persinga Ngawi, dan Baruna Nusantara.
“Semua tim memiliki kualitas yang hampir sama, sehingga kami harus benar-benar fokus dan disiplin,” ujar Qischil.
Sebelum memperkuat Inter Kediri pada Liga 4 musim ini, Qischil Gandrum Minny pernah membela sejumlah klub besar nasional, di antaranya Persik Kediri, Arema FC, Persita Tangerang, Deltras FC, Martapura FC, PSCS Cilacap, dan Persijap Jepara.
Meski kini telah berusia 38 tahun, pemain kelahiran Nganjuk tersebut menegaskan tekadnya untuk terus berjuang dan memberikan kontribusi maksimal demi membawa Inter Kediri melangkah hingga babak nasional.
(Editor : Wahyu Adi)



