Blitar, jurnalmataraman.com – Meningkatnya tren konsumsi kopi di kalangan anak muda dimanfaatkan sepasang suami istri di Kota Blitar untuk merintis usaha kopi kekinian dari rumah. Bermodalkan kecintaan terhadap kopi, pasangan ini mampu menjual hingga 50 cup minuman kopi dan nonkopi per hari.
Usaha tersebut dirintis oleh Langkah Bahtiar bersama istrinya, Ninuk Yuliana, di rumah mereka yang berada di Perum Widuri Residence, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Berawal dari kegemaran menikmati kopi, baik di rumah maupun di kedai, keduanya kemudian berinisiatif membuka usaha minuman kopi dengan konsep sederhana.
Berbeda dengan kedai kopi pada umumnya, usaha ini tidak menyediakan tempat duduk bagi pengunjung. Bahtiar dan istrinya memilih konsep take away, dengan memanfaatkan media sosial dan aplikasi layanan pesan antar makanan sebagai sarana utama pemasaran.
Meski dijalankan dari rumah, penataan tempat usaha tampak modern. Sebuah bar dan berbagai peralatan meracik kopi ditempatkan di ruang tengah rumah untuk melayani pelanggan yang datang langsung maupun pesanan daring.

Usaha yang telah berjalan selama dua bulan tersebut rata-rata menerima pesanan hingga 50 cup per hari. Minuman yang dijual dibanderol dengan harga terjangkau, mulai dari Rp. 10.000 hingga Rp. 15.000 per cup. Terdapat lima varian kopi kekinian serta lima pilihan minuman nonkopi ala kafe.
Selain sebagai sumber pendapatan tambahan, Bahtiar mengaku konsep berjualan dari rumah memberikan banyak keuntungan. Selain tidak perlu menyewa tempat, dirinya dan sang istri juga memiliki lebih banyak waktu untuk mengurus dan merawat kedua anak mereka yang masih kecil.
“Konsep dari rumah ini lebih fleksibel. Kami bisa tetap bekerja sambil mengurus anak,” ujar Bahtiar.
Meski tergolong mengusung konsep yang masih jarang ditemui di Blitar, pesanan kopi dari usaha ini telah datang dari berbagai wilayah di Kota maupun Kabupaten Blitar. Ke depan, Bahtiar dan istrinya berencana terus mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial dan aplikasi layanan pesan antar makanan.
(Editor : Wahyu Adi)



