Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Puluhan Warga Terdampak Banjir Bercampur Limbah, Alami Penyakit Kulit

by Editor
29 Oktober 2022 | 14:47
Reading Time: 2 mins read
0
Puluhan Warga Terdampak Banjir Bercampur Limbah, Alami Penyakit Kulit

Tulungagung, Jurnalmataraman.com, Banjir bercampur limbah PG Modjoangung, membuat puluhan warga yang terdampak di Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung mengalami gangguan penyakit kulit. Hal ini diketahui setelah Puskesmas Kauman melakukan pemeriksaan warga. Selain itu, pihak Puskesmas Kauman juga sudah mengambi sampel air sumur warga untuk mengetahui apakah juga tercemar limbah, (29/10/2022).

Kepala Puskesmas Kauman, Ahmad Ardianto mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada warga yang terdampak banjir bercampur limbah di Desa Sidorejo, terdapat sekitar 40 warga yang mengalami penyakit kulit. Beberapa diantaranya juga mulai mengalami diare.

“Memang di daerah sini itu sering menjadi langganan banjir. Tapi kali ini banjir berbeda. Karena air banjir bercampur dengan limbah. Hal itulah yang membuat warga mengalami penyakit kulit dan diare,” tuturnya.

Ardian menjelaskan, jika pencemaran ini tidak segera ditangani, dampak kesehatan warga juga akan semakin luas. Pasalnya, ketika warga terpapar banjir yang bercampur limbah akan bersiko pada kesehatan warga. Potensi buruknya, warga bisa mengalami kulit iritasi, alergi, diare hingga iritasi saluran pernafasan akibat kualitas udara yang tidak sehat.

“Tapi dari hasil pemeriksaan kami, belum ada warga yang mengalami ganguan penyakit berat hingga diharuskan dirujuk. Hanya kami memberikan obat ringan saja,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan kali ini, Puskesmas Kauman juga sudah mengambil sampel air sumur milik warga. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah air sumur warga tercemar limbah atau tidak. Jika nanti tercemar limbah tentu akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan warga.

“Sampel air ini akan dibawa ke Labkes Dinkes Tulungagung, untuk mengetahui kandungan air sumur warga. Diperkirakan hasil lab air sumur bisa keluar pada Kamis 3 November 2022,” pungkasnya.

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlineTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Jalin Ukhuwah, GP Ansor Lamongan Gelar Turnamen Volly

Jalin Ukhuwah, GP Ansor Lamongan Gelar Turnamen Volly

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .