Kediri, jurnalmataraman.com – Produktivitas padi di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan signifikan dalam satu tahun terakhir. Berdasarkan data Dinas Pertanian setempat, produksi beras di wilayah ini mencapai sekitar 17 ribu ton, seiring dengan bertambahnya luas lahan pertanian dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.
Peningkatan produksi tersebut terlihat saat kegiatan panen padi bersama petani yang digelar di Desa Gampengrejo, Kecamatan Gampengrejo, pada Rabu sore. Di kawasan tersebut, lebih dari 2.000 hektare lahan pertanian dipanen dengan menggunakan mesin pertanian modern, sehingga proses panen berjalan lebih cepat dan efisien.
Kegiatan panen bersama tersebut juga diikuti oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual melalui aplikasi konferensi video. Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan bahwa pada tahun ini Indonesia telah memasuki gerbang swasembada beras, sebagai hasil dari peningkatan produksi pangan nasional.
Sementara itu, petugas mencatat adanya penambahan luas lahan pertanian di Kabupaten Kediri hingga 2.330 hektare. Dari luasan lahan tersebut, produksi beras meningkat hingga lebih dari 17 ribu ton dalam satu tahun terakhir.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Sukadi, mengatakan peningkatan produktivitas padi ini merupakan hasil sinergi antara petani dan pemerintah daerah, serta dukungan sarana dan prasarana pertanian yang semakin memadai.
“Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produksi melalui pemanfaatan teknologi pertanian, penggunaan bibit unggul, serta penyaluran pupuk yang tepat sasaran,” ujar Sukadi.
Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.
(Editor : Wahyu Adi)



